Senin, 06 Agustus 2012

INFORMATION ABOUT SMTOWN LIVE WORLD TOUR III INDONESIA

Saya yakin kalian semua pasti senang mengetahui kabar SMTOWN Live World Tour III akan digelar di Indonesia pada bulan September 2012 nanti. Penantian kalian untuk menyaksikan aksi bintang2 SMTOWN secara langsung di Indonesia akhirnya berakhir, setelah muncul kepastian dari W Productions dan MP Entertainment yang akan menggelar konser besar ini di Indonesia. Tempatnya sudah ditentukan, yaitu di stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Bukan di Mata Elang International Stadium Ancol, seperti saat SS4 Indonesia digelar. Saya tidak perlu lagi menampilkan press release mengenai kepastian digelarnya konser ini, kalian sudah tahu dan kalian bisa cari sendiri. Yang akan saya beritahukan di sini adalah informasi2 penting yang harus diperhatikan oleh kalian yang ingin menyaksikan idola2 kalian dari SM Entertainment secara langsung. Informasi ini berhubungan dengan artis yang akan hadir, penjualan tiket, penyelenggaraan konser, dan aturan untuk para penonton yang akan menyaksikan konser ini. Informasi ini diumumkan bersamaan dengan konferensi pers tentang konser ini, yang digelar oleh pihak promotor konser. Informasinya adalah sebagai berikut:

  1. Artis2 SM Entertainment seperti Kangta, BoA, Super Junior, TVXQ!, Girls Generation, f(x), SHINee, dan EXO dipastikan akan menghadiri SMTOWN Live World Tour III di Indonesia.
  2. Setengah dari stadion Gelora Bung Karno akan digunakan untuk penyelenggaraan konser.
  3. Untuk para penonton yang akan menonton dari kelas festival (tribun berdiri dekat panggung), tidak boleh memakai high heels karena menggunakan grass protector (biar nggak rusak lapangannya)
  4. Untuk mekanisme penjualan tiket, akan ada dua tempat untuk presale tiket, pertama di Ballroom Sands Restaurant di Mangga Dua Square lantai 5 dan Grand Indonesia lantai 5.
  5. Presale tiket SMTOWN Live World Tour III di Jakarta akan menggunakan sistem nomor antrian, dan harus menggunakan identitas resmi, seperti KTP, SIM, paspor, dan sebagainya. Untuk kartu pelajar masih belum tahu apakah boleh atau tidak.
  6. Tiket akan dijual secara offline (dijual langsung) terlebih dulu, penjualan online akan diumumkan selanjutnya.
  7. Presale tiket SMTOWN Live World Tour III di Jakarta akan berlangsung pada tanggal 10 Agustus 2012, dari jam 10 pagi hingga jam 10 malam di dua tempat yang sudah disebutkan sebelumnya.
  8. SMTOWN Live World Tour III di Jakarta diperkirakan akan berlangsung minimal empat jam, dengan 40 lagu yang dinyanyikan, dari setiap artis SM Entertainment.
  9. Jumlah tiket yang dijual berkisar antara 30000-40000 tiket.
  10. Jika masih tersisa tiket saat penjualan offline tanggal 10 Agustus nanti, maka akan dilakukan penjualan online.
  11. Jika penjualan tiket sold out, maka pihak promotor akan membicarakan soal penambahan hari konser dengan pihak SM Entertainment.
Seperti itulah informasi yang disampaikan oleh pihak promotor sehubungan dengan penyelenggaraan konser SMTOWN Live World Tour III di Jakarta. Berbahagialah kalian karena dipastikan semua artis2 SM Entertainment akan tampil di konser besar ini, dan mudah2an semua personilnya lengkap saat hari konser nanti. Yang harus diperhatikan dalam informasi2 ini adalah soal jadwal presale dan tempatnya. Di situ tertulis presale tiketnya akan berlangsung tanggal 10 Agustus 2012, berarti hari Jumat nanti, dari jam 10 pagi hingga jam 10 malam. Tempatnya ada dua, di Ballroom Sands Restaurant Mangga Dua Square lantai 5 dan Grand Indonesia lantai 5. Soal di mana tempatnya kalian cari tahu sendiri. Karena tempat penjualannya ada dua dan waktunya cukup panjang, sekitar 12 jam dipotong istirahat dan jam buka puasa, mudah2an semua calon penonton yang akan membeli tiket bisa antri dengan tertib dan tidak membuat kekacauan. Apalagi ini menggunakan sistem nomor antrian, dan kebetulan berbarengan dengan bulan puasa, jadi ini adalah momen yang pas untuk menguji kesabaran Anda. Siapa tahu nanti saat penjualan tiket, buat mereka yang bersabar bisa dapat tiketnya lebih cepat. Tapi di sini juga saya berharap pihak promotor bisa menyediakan makanan buat yang masih mengantri tiket sampai jam buka puasa. Jangan sampai ada yang buka puasanya terlambat gara2 harus antri lama untuk mendapatkan tiketnya. Ada sekitar 30000 hingga 40000 tiket yang akan dijual, jadi persediaannya sangat banyak, buat kalian yang mau sabar mengantri mudah2an bisa dapat tiketnya. Untuk para fans remaja, mudah2an saja kartu pelajar bisa dipakai, karena dari informasi yang saya dapat dan yang saya tulis di sini, belum diketahui apakah bisa memakai kartu pelajar untuk beli tiketnya. Mengenai durasi dan jumlah lagu, siap2 untuk berpesta karena konser ini akan berlangsung 4 jam (kalau seandainya mulai jam 7 malam berarti selesai jam 11 malam, kalau seandainya mulai jam 8 malam berarti selesainya jam 12 malam, seperti itu), jadi puas2in buat kalian yang bisa nonton. Kalian bisa mempersiapkan diri kalian untuk konser ini mulai dari sekarang. Bukan hanya soal uang tiketnya, tapi juga uang untuk kebutuhan lainnya, seperti uang transport dan uang untuk membeli merchandise konser yang terkenal super-eksklusif. Saya masih tidak tahu apakah saya akan nonton atau nggak, tapi sepertinya tidak karena saya jujur saja nggak bisa beli tiketnya karena mahal dan juga pada bulan September sepertinya saya sudah mulai kuliah lagi. Tapi saya mengharapkan yang terbaik untuk konser ini, ini adalah konser yang paling kalian tunggu2, dan ini adalah kesempatan kalian semua untuk menunjukkan bahwa Indonesia memiliki basis fans K-Pop yang juga tidak kalah banyak. Saya juga berharap agar para penonton bisa tertib, baik selama penjualan tiket atau selama konser, supaya kita bisa memberi kesan yang baik pada para idola2 kalian saat mereka tampil di sini. Oke, mudah2an semuanya bisa berjalan dengan lancar, hanya ini yang saya bisa sampaikan sekarang, nanti kalau ada informasi lain yang berhubungan dengan konser ini, akan saya postingkan kemudian. Baiklah, segini saja dulu tulisan singkat saya untuk kali ini, sekian posting saya, dan Happy Enjoy!

HOW DO I WORK ?

Dalam tulisan saya kali ini saya ingin sharing pada kalian semua tentang bagaimana cara kerja saya sebagai seorang Blogger. Saya akan bercerita mengenai cara saya menulis blog. Mungkin di sini ada yang baru saja memulai membuat blog dan masih bingung bagaimana cara membuat blog Anda berjalan setiap hari atau dalam kurun waktu tertentu. Membuat blog memang menyenangkan, tidak ada salahnya. Malah itu menjadi sesuatu yang mengasyikkan. Tapi di situ kemudian muncul sebuah tanggung jawab dari kalian untuk membuat blog Anda tetap berjalan dan dapat dibaca oleh banyak orang, atau minimal oleh orang2 yang mengenal kalian. Saya cukup senang dan bersyukur tetap bisa menulis di sini selama lebih dari satu tahun, dan mungkin sekarang adalah saatnya untuk saya menceritakan cara kerja saya dalam menulis blog.
Kalau saya menulis blog, biasanya saya selalu begini. Saya harus punya bahan bahasan dulu sebelum menulis. Bahan bahasan ini bisa berupa apa saja, saya biasanya harus browsing dulu untuk mencarinya. Setelah saya merasa bahwa bahan bahasan ini cukup dan memadai, serta bisa dijelaskan dengan kata2 saya sendiri, plus juga benar adanya, maka barulah saya akan menulisnya di blog. Bahan bahasan ini bisa berupa gambar atau video. Biasanya saya lebih suka gambar. Video itu pilihan kedua. Kalau dua2nya ada, malah lebih bagus, tapi saya selalu berpikir kalau gambar itu sudah cukup. Karena gambar itu bisa menjelaskan semuanya. Saya jujur saja agak sulit dalam menjelaskan sesuatu secara singkat. Saya harus menjelaskan apa yang saya tulis secara detail, agar kalian juga bisa mengerti. Tapi mungkin sebagian dari kalian juga akan kesulitan untuk mengerti tulisan saya karena terlalu panjang. Saya mengerti itu, tapi kembali lagi ke apa yang saya tulis di atas sebelumnya, di mana saya agak sulit untuk menjelaskan sesuatu secara singkat, akhirnya itulah cara yang harus saya lakukan. Itulah sebabnya setelah saya menulis sesuatu, saya pasti akan melampirkan gambar. Inilah yang saya maksud sebagai "bahan bahasan" itu. Lampiran gambar ini yang saya gunakan untuk memperjelas semua tulisan yang sudah saya tulis, sehingga kalian akan lebih mengerti isi tulisan saya.
Dalam menulis blog, saya biasa menulis dengan format seperti ini:
  1. Pembuka posting, berisi satu paragraf yang berisi pembuka posting, dan terkadang bisa dilampirkan gambar (kalau ada, kalau tidak ya langsung ke tulisan saja)
  2. Paragraf yang berisi penjelasan terhadap apa yang saya tulis. Jika saya menulis tentang kostum sepakbola misalnya, saya harus menjelaskan semua detail kostum itu, mulai dari desain, warna, hingga inspirasi pembuatan kostum tersebut. Kalau misalnya saya menulis lirik lagu, maka paragraf ini akan ditulis setelah lirik lagunya ditulis.
  3. Lampiran gambar atau video. Jumlahnya tidak tentu, tergantung ketersediaan gambar yang ada. Tapi terkadang saya mengharuskan jumlah gambar sama dengan jumlah obyek tulisan yang sedang dibahas. Contohnya kalau saya menulis tentang Girls Generation, jika dalam bahan bahasannya terdapat foto2 masing2 personil, maka jumlah foto2 personilnya harus sama dengan jumlah personilnya. Personil Girls Generation ada sembilan orang, maka fotonya juga harus berjumlah sembilan. Kalau tidak lengkap, harus ada keterangan di bawahnya atau penjelasan tambahan di bawah gambar.
  4. Paragraf yang berisi penjelasan tambahan. Kadang ada, kadang tidak, berisi penjelasan tambahan dari apa yang saya tulis. Biasanya kalau saya menulis tentang kostum sepakbola, paragraf ini wajib ada, karena di paragraf ini saya biasanya menulis tentang penilaian saya terhadap kostum tersebut. Kalau dalam posting yang saya tulis terdapat lampiran gambar dan video, maka lampiran video itu akan ditambahkan pada bagian bawah paragraf ini, sebelum paragraf penutup.
  5. Paragraf penutup. Di sini berisi pernyataan yang menyatakan bahwa tulisan yang saya buat sudah cukup, dan biasanya ada beberapa penjelasan tambahan yang saya tulis mengenai hal2 yang berhubungan dengan apa yang dibahas dalam tulisan ini. Contohnya kalau saya menulis tentang kostum sepakbola, saya akan memberitahu apakah versi KW (tiruan) dari kostum ini sudah ada atau belum, dan sebagainya. Biasanya di akhir paragraf ini saya selalu akan memberi salam penutup.
Yang terpenting kalau kalian menulis adalah kalian sudah mengerti betul tentang apa yang akan Anda tulis, mulai dari penjelasannya dari sumber lain atau bahan bahasan yang kalian punya. Jangan sampai dalam tulisan yang kalian buat ada yang menyimpang dari pokok bahasan, karena nanti bisa membahayakan. Sebisa mungkin itu jangan terjadi, dan kalau misalnya terjadi, segera diralat, selagi posting yang Anda tulis masih ada di halaman depan blog. Kalau sudah masuk ke bagian "Posting Lama" ya berarti itu sudah tidak bisa diubah lagi, dan sudah dianggap sebagai arsip blog ini. Ada triknya kalau seandainya kalian ingin langsung menulis tapi Anda masih belum mengerti soal keterangan dari sumbernya. Buka saja sumbernya, lalu kalian tulis ulang dari sumber itu, tapi dengan kata2 kalian sendiri. Jika tulisan dari sumbernya memakai bahasa Inggris, kalian bisa langsung menerjemahkannya dengan kata2 kalian sendiri di posting yang sedang Anda tulis. Seperti itu. Kalau misalnya tulisan sumbernya memakai bahasa Korea (atau bahasa lain), maka sebaiknya kalian tunggu hasil terjemahannya ke dalam bahasa Inggris terlebih dulu sebelum ditulis di blog. Kecuali kalau Anda bisa bahasa Korea...
Kalau misalnya kalian sudah selesai menulis, sebaiknya jangan langsung dipublikasikan dulu. Lebih baik kalau kalian melihat dulu preview dari hasil tulisan yang sudah Anda buat. Seperti itu cara saya dalam bekerja. Dengan melihat preview dari hasil tulisan kalian terlebih dulu, kalian masih bisa punya kesempatan untuk menyunting posting kalian terlebih dulu sebelum diterbitkan. Terkadang, kalau saya sedang menyunting, saya bersikap perfeksionis. Jika ada baris akhir paragraf yang hanya ada satu atau dua kata yang tertulis di situ, saya berusaha untuk menambah satu atau dua kalimat di bagian paragraf itu sehingga baris akhir paragraf-nya lebih panjang. Saya menganggap baris akhir paragraf yang hanya terdiri atas satu atau dua kata itu sebagai baris yang "tanggung" sehingga harus ditambahkan dengan kalimat2 tertentu (yang tentu saja berhubungan dengan paragraf itu) agar baris akhir paragraf itu lebih panjang. Tapi kalau seandainya setelah saya melihat preview dari tulisan itu ternyata semua baris akhir paragrafnya cukup, maka saya hanya tinggal melihat kata2 yang ada di setiap paragrafnya. Kalau ada kesalahan, saya sunting, kalau tidak, preview-nya saya tutup dan langsung saya publikasikan postingnya. Seperti itu.
Setelah Anda mempublikasikan postingnya, Anda harus langsung melihat hasil jadi postingnya. Setelah itu, kalian copy URL postingnya yang ada di bagian address bar browser kalian untuk dibawa ke Facebook atau Twitter kalian, agar teman2 kalian bisa melihatnya. Kebiasaan memasukkan link blog ke Facebook atau Twitter ini saya pertama kali temukan dari Twitter Bambang Pamungkas, Jane Aldridge, dan Diana Rikasari. Mereka bertiga juga merupakan Blogger, khusus Jane Aldridge dan Diana Rikasari keduanya adalah fashion blogger, malah Jane Aldridge adalah fashion blogger favorit saya, dan mereka bertiga sering memasukkan link posting terbarunya ke Twitter, dan sering muncul di Beranda Twitter saya. Kebetulan saya follow mereka di Twitter, jadi saya tahu soal kebiasaan itu. Dari situlah kemudian saya jadi sering melakukan kebiasaan itu. Tapi kalau saya caranya ditambah, bukan hanya di Twitter saja, tapi juga di Facebook. Kebetulan saya punya fanpage Facebook, di situlah saya selalu melampirkan link posting terbaru saya. Dan, kebiasaan saya, saya pasti akan melampirkan link posting terbaru saya itu di Facebook terlebih dulu, baru kemudian di Twitter. Dulunya hanya di Twitter saja. Ini dikarenakan kebiasaan saya yang selalu membuka Facebook terlebih dulu daripada Twitter. Maklum, awalnya saya lebih suka Facebook daripada Twitter... kalau sekarang sih justru saya lebih suka Twitter, dan lebih sering main di sana. Facebook buat saya sekarang adalah tempat untuk mengambil gambar, karena banyak sekali gambar di sana yang bisa saya pakai sebagai bahan bahasan untuk menulis di blog.
Dari semua hal yang sudah saya tulis di atas, ada satu hal penting harus digarisbawahi dan kalian harus tahu. Semua hal ini tidak akan terjadi kalau kalian tidak punya kemauan untuk menulis. Kemauan adalah yang terpenting. Kalau kalian tidak mau, maka hal itu tidak akan terjadi. Kalau kalian mau, maka suatu hal bisa terjadi. Kemauan kalian harus tinggi untuk menulis. Beberapa diantara kalian sudah dewasa, dan sudah tidak mungkin lagi kita harus disuruh untuk menulis, apalagi yang berhubungan dengan hal2 yang kalian sukai. Tidak harus kalian menulis tentang cerita pribadi kalian. Tulislah hal2 yang kalian sukai. Itu sudah sebuah awal yang baik. Yang penting kalian mau melakukannya. Dan ketika Anda menulis, hendaknya itu dilandasi dengan asas kejujuran. Artinya, apapun yang Anda tulis adalah apa yang Anda tahu. Tidak ditambah2kan dan tidak dilebih2kan. Apa yang Anda tahu, sejauh apapun yang Anda tahu, itulah yang Anda tulis. Kalau Anda merasa ragu untuk menulisnya, lebih baik jangan, daripada Anda justru membuat tulisan yang menyimpang dari kenyataan. Jadi bersikaplah preventif, jika ada suatu hal yang Anda tahu namun Anda ragu dengan kebenarannya, lebih baik tidak usah ditulis. Simpan saja dalam hati dan pikiran Anda, dan segeralah minta bantuan Mbah Google untuk mencari kejelasannya. Itu saja. Belajarlah untuk menulis secara jujur dan apa adanya dari dalam hati dan pikiran kalian, tentang hal2 yang kalian sukai. Kalau kalian punya kemauan untuk itu, saya yakin ide dengan sendirinya akan muncul dalam diri kalian, dan kalian bisa menulis dengan baik. Soal konsistensi dalam menulis, itu akan berjalan dengan sendirinya, setelah kalian menikmati dan menyenangi kebiasaan tulis-menulis ini.
Baiklah, saya pikir segitu saja tulisan saya kali ini, semoga bisa memberi pencerahan dan informasi baru untuk kalian semua. Sebenarnya, kalau Anda punya kemauan, menulis itu adalah sesuatu yang sangat menyenangkan. Kalau kalian terus-menerus membiasakan diri untuk menulis, nantinya kalian sendiri akan terbiasa dan kemudian Anda akan menikmatinya. Kalau Anda sudah menikmatinya, maka bukan tidak mungkin kalian akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dari kebiasaan menulis ini. Percaya saja, dan buktikan sendiri. Dijamin, ini akan menjadi sesuatu yang sangat menyenangkan, karena dengan menulis, Anda akan menyalurkan ide2 yang ada dalam pikiran dengan cara yang berbeda dan mengasyikkan. Malah, bisa saja ide itu adalah ide yang tidak pernah kalian duga sebelumnya. Makanya, cobalah untuk membiasakan diri untuk menulis. Apapun itu ceritanya, apapun itu baik-buruknya, cobalah untuk menulis. Tapi sebisa mungkin kalian juga bisa untuk memilah, mana yang layak untuk kamu ceritakan pada orang lain dan mana yang tidak. Karena kalau sampai Anda salah dalam memilahnya, justru Anda akan membahayakan diri Anda sendiri. Oke, kalau begitu sekarang saatnya saya untuk mengakhiri posting ini, sekian posting saya, dan Happy Enjoy!

Minggu, 05 Agustus 2012

HAPPY 5th ANNIVERSARY, GIRLS GENERATION!

Diceritakan, ada seseorang yang berlari sangat jauh menembus kegelapan malam sambil membawa sebuah obor berwarna emas di tangannya. Ia telah berlari selama beberapa hari dari sebuah sumber api alam yang ada di sebuah bukit. Ia telah melewati beberapa kota dan memakai banyak alat transportasi untuk membantu perjalanannya. Mulai dari naik sepeda, naik mobil, naik motor, naik truk, hingga naik perahu dayung, perahu motor, dan bahkan naik pesawat. Meskipun ia juga menggunakan alat transportasi, namun ribuan kilometer ia habiskan dengan berlari. Ia hanya naik kendaraan untuk beberapa kilometer saja sebelum kemudian ia berlari lagi menuju tujuan berikutnya.
Setelah berlari selama ribuan kilometer, akhirnya orang ini sampai di tempat yang ia tuju. Sebuah taman yang sangat indah, berada di pusat kota. Di sana, di tengah taman itu, ada lima orang wanita yang menunggunya. Orang ini tidak mengetahui seperti apa wajah mereka, namun menurut amanat yang dibawanya, ia harus membawa obor ini pada mereka, yang sudah menunggu di taman tersebut. Ketika ia sampai di tengah taman tersebut, api yang ada di obor itu kemudian menyinari wajah para wanita itu, dan ternyata diketahui kalau orang yang ada di depannya itu adalah Taeyeon. Tepat di sebelah kanannya adalah Tiffany. Di sebelah kiri Taeyeon ada Jessica. Di sebelah kanan Tiffany ada Seohyun, dan di sebelah kiri Jessica ada Sunny. Sesuai amanat yang diberikan, inilah orang2 yang akan membawa obor tersebut berikutnya. Setelah memastikan bahwa inilah orang2 yang akan melanjutkan perjalanan obor itu, orang itu lalu memberikan obornya pada Taeyeon. Setelah menerima obornya, Taeyeon, Jessica, Sunny, Tiffany, dan Seohyun berbalik dan berlari melanjutkan perjalanan obor itu, dengan Taeyeon sebagai pembawa obornya. Mereka berlari keluar dari taman itu dan masuk ke jalan utama kota yang saat itu sedang sepi.
Taeyeon membawa obor itu menyusuri jalan2 utama kota, dengan Jessica, Tiffany, Sunny, dan Seohyun mengikutinya dari belakang. Mereka semua berlari-lari kecil, sambil menjaga tenaga mereka, agar mereka tidak cepat kelelahan saat berlari. Setelah 1 kilometer berlari, obor yang ada di tangan Taeyeon berpindah tangan ke Jessica. Jessica mengambil obor itu dari tangan Taeyeon saat ia sedang berlari membawanya. Taeyeon lalu memberi jalan pada teman2nya yang lain, sehingga ia kini berlari paling belakang. Sunny, Tiffany, dan Seohyun berlari di belakang Jessica, dengan Sunny berada sedikit di belakang Jessica. Mereka masih berlari-lari menyusuri jalan utama kota yang sangat lebar dan kosong. Tidak ada mobil atau kendaraan lain yang ada di situ, hanya ada lampu jalan yang masih menyala, berada di sekitar jalan. Setelah Jessica berlari sepanjang satu kilometer, Sunny mengambil alih obor itu dari tangan Jessica, dengan cara yang sama seperti yang Jessica lakukan ketika mengambil obornya dari tangan Taeyeon. Jessica kemudian berlari di belakang Taeyeon. Sunny berlari sedikit lebih cepat daripada Jessica dan Taeyeon, namun ia berusaha mengatur kecepatan larinya agar teman2nya tidak tertinggal. Tiffany dan Seohyun ada tepat di belakangnya, sementara Taeyeon dan Jessica berlari tidak jauh dari mereka. Kali ini mereka berlari melintasi jembatan dan melewati sungai yang membelah kota tersebut. Setelah melewati jembatan, tepat 1 kilometer Sunny berlari, dan Tiffany langsung mengambil alih obor itu dari tangan Sunny. Sunny pun kemudian bergabung dengan Taeyeon dan Jessica yang berada di belakang. Sekarang giliran Tiffany yang berlari, dan tinggal Seohyun yang belum memegang obor itu. Kali ini mereka sudah dekat dengan lokasi terakhir mereka. Hanya satu setengah kilometer lagi dan setelah itu mereka sampai. Satu kilometer dari lokasi itu, Seohyun ganti mengambil alih obor itu, dan menjadi orang terakhir yang berlari membawa obor tersebut, sampai di lokasi yang sudah ditentukan. Tiffany mundur ke belakang, dan Taeyeon berada di samping Seohyun. Memasuki 500 meter sebelum tempat yang ditentukan, Seohyun memimpin teman2nya memasuki tempat yang sudah ditentukan sebagai lokasi terakhir mereka. Sebuah kawasan olahraga besar yang disebut sebagai Olympic Park. Sambil berlari, Taeyeon mengambil sebuah kertas dari saku celananya dan lalu membuka kertas itu, yang masih dalam keadaan terlipat. Ternyata, di balik lipatan kertas itu terdapat sebuah peta, dan ada bagian yang sudah ditandai. Itu menunjukkan lokasi yang akan menjadi titik akhir perjalanan mereka. Berdasarkan peta tersebut, lokasi yang sudah ditentukan itu adalah sebuah stadion yang berada di pusat Olympic Park. Ia pun memberitahukan lokasi itu pada Seohyun, dan kemudian ia berlari menuju ke arah stadion itu. Beberapa saat kemudian, akhirnya mereka berlima tiba di stadion.
Sampai di stadion, Seohyun, Taeyeon, Jessica, Sunny, dan Tiffany memasuki sebuah pintu khusus yang langsung mengarah ke bagian dalam stadion. Di dalam stadion, sekitar 80000 Sones (ditambah sekitar 10000 Sone yang ada di lapangan) sudah menunggu mereka dan menyalakan lightstick pink mereka. Seluruh stadion itu berwarna pink, menyambut kedatangan obor itu, bersama juga dengan pembawanya. Rombongan pembawa obor itu kemudian berlari mengelilingi trek atletik di stadion itu sebanyak satu kali. Saat mereka berlari di trek atletik itu, sambutan dari para Sone sangat meriah, mereka berteriak sambil sesekali menggerakkan lightstick mereka. Seohyun, Taeyeon, Jessica, Sunny, dan Tiffany tidak diam begitu saja. Mereka sangat bersemangat, mereka melambaikan tangannya pada para Sone yang ada di tribun, dan juga yang ada di lapangan. Setelah berkeliling satu kali, mereka berhenti di "Bell End", salah satu bagian tribun stadion, di mana terdapat lonceng raksasa di tengahnya. Kelima pembawa obor ini berbaris, dengan Seohyun berada di tengah, dan mereka lalu menaiki tangga menuju ke arah lonceng raksasa. Di sana ada sebuah panggung yang dibuat tepat di depan lonceng raksasa itu. Ternyata, di depan lonceng raksasa itu, sudah berdiri empat orang lain, yang masing2 membawa satu buah obor untuk para pembawa obor yang lain. Mereka adalah Hyoyeon, Yuri, Sooyoung, dan Yoona. Keempatnya lalu memberikan obor itu pada keempat temannya yang tidak membawa obor. Hyoyeon memberikan obornya pada Sunny, Yuri memberikan obornya pada Jessica, Sooyoung memberikan obornya pada Tiffany, dan Yoona memberikan obornya pada Taeyeon. Seohyun sendiri berdiri di tengah, menghadap ke arah lonceng raksasa. Setelah memberikan obornya, para pemberi obor dan penerima obor itu pun berpelukan. Setelah itu, Seohyun membagi api obor yang dibawanya pada Taeyeon, Jessica, Sunny, dan Tiffany. Setiap orang memutar kenop kecil yang ada di bagian tengah obor untuk mengeluarkan gas yang berfungsi sebagai pembakar obor itu. Pada saat itulah, api dari obor yang dibawa Seohyun menjalar pada obor lainnya, dan membuat obor itu menyala. Setelah semua obor dinyalakan, kelima pembawa obor yang sudah membawa obor mereka masing2 itu kemudian turun dari panggung dan langsung berlari menuju ke tengah lapangan. Kebetulan, ada sebuah jalan yang dibuat oleh para Sone di lapangan itu, yang memungkinkan para pembawa obor ini untuk berlari masuk ke tengah lapangan. Sampai di tengah lapangan, mereka berhenti di sebuah bundaran. Kelima pembawa obor itu lalu berpencar. Seohyun tetap di tengah, sementara Taeyeon dan Tiffany berjalan ke kiri, sementara Jessica dan Sunny berjalan ke kanan. Mereka lalu berhenti di posisi yang sudah ditentukan. Kalau diurut searah jarum jam, urutannya adalah Seohyun, Taeyeon, Tiffany, Jessica, dan terakhir Sunny. Tepat di depan mereka ada sebuah corong khusus yang terbuat dari logam. Mereka lalu membungkuk dan membakar corong itu dengan api dari obor yang mereka bawa. Setelah apinya membakar corong itu, mereka lalu mundur beberapa langkah ke belakang, dan tiba2 api dalam corong itu membesar. Tepat di atas lima corong utama itu, ada lagi empat corong kecil. Api dari corong utama yang sudah membesar itu kemudian ikut membakar corong2 kecil itu, dan lalu ikut membesar. Ketika api dari setiap corong itu sudah cukup besar, secara perlahan, corong2 itu terangkat ke atas. Di setiap corong itu terdapat tiang yang nantinya akan membuat posisi corong ini sangat tinggi. Tingginya kurang lebih lima meter. Setelah terangkat, corong2 itu kemudian bertemu di tengah. Corong2 kecil yang bertemu lebih dulu dan saling menempel. Lalu tidak lama menyusul lima corong utama yang apinya dinyalakan oleh para pembawa obor itu. Setelah semua corong itu saling menempel, api dari masing2 corong itu kemudian menyatu dan akhirnya, terciptalah sebuah kualdron besar dengan api yang juga sangat besar! Semua orang yang ada di stadion itu takjub melihat kualdron tersebut, tak terkecuali Taeyeon, Jessica, Sunny, Tiffany, dan Seohyun. Hyoyeon, Yuri, Sooyoung, dan Yoona kemudian menyusul berlari ke tengah lapangan dan juga ikut takjub melihat kualdron besar itu. Kesembilan orang itu, yang kita kenal sebagai Girls Generation, kemudian berkumpul di depan kualdron itu, dan melihat kualdron itu sebagai simbol semangat mereka yang terus membara tanpa henti dan tanpa padam, yang membuat mereka bisa bertahan hingga lima tahun lamanya.
Hari ini, Girls Generation tepat berusia 5 tahun. 5 tahun ini dihitung berdasarkan debut mereka. Pada tanggal 5 Agustus 2007, mereka tampil untuk pertama kalinya pada acara SBS Inkigayo, membawakan lagu "Into The New World". Sesuai dengan judul lagunya, saat itu mereka memasuki dunia yang baru. Era yang baru. Era di mana mereka pada saat itu sudah mulai dikenal oleh masyarakat, di mana mereka bukan lagi dikenal sebagai orang biasa, atau hanya seorang trainee. Pada saat itu mereka sudah dianggap siap untuk tampil, setelah melewati masa training yang cukup panjang, dan mereka pun diorbitkan oleh SM Entertainment, dengan lagu tersebut. Secara tidak langsung, lagu tersebut sudah mengantarkan mereka menuju sebuah era dan dunia yang baru, yang kemudian mengubah hidup mereka.
Di dunia yang baru itu, untuk bisa bertahan di sana, butuh perjuangan yang tidak gampang. Pada awalnya, Girls Generation hanyalah grup biasa. Banyak suara2 negatif yang mengiringi awal perjalanan karir mereka. Puncaknya, ketika Dream Concert 2008. Konser itu adalah konser besar musik K-Pop, dan mengundang banyak artis K-Pop terkenal. Pada saat mereka tampil, secara tiba2 semua penonton, yang kebanyakan didominasi oleh fans grup lain, mematikan lightstick mereka dan tidak bersuara. Malah ada beberapa penonton yang meneriakkan nama grup lain yang sudah lebih dulu populer. Hanya para fans mereka saja yang tetap menyalakan lightstick-nya dan ikut bernyanyi. Tapi jumlah mereka saat itu tidak banyak. Mungkin hanya ratusan orang. Dari situ bisa disimpulkan, penolakan jelas terlihat. Pada saat itu, Girls Generation benar2 jatuh. Peristiwa yang kemudian disebut sebagai "Black Ocean" itu termasuk salah satu peristiwa buruk dalam karir mereka. Penolakan dari para fans lain membuat Girls Generation jatuh hingga titik terendah. Seakan mereka jatuh ke jurang yang dalam dan mereka tidak mampu keluar dari situ. Mereka kesal, mereka sedih, dan bahkan ketakutan. Mungkin bisa dikatakan saat itu, mereka gagal. Hanya raut kekecewaan yang mereka perlihatkan, it's a mental breakdown for them. Beruntungnya untuk mereka, peristiwa itu bukan hanya menjadi sebuah peristiwa buruk untuk mereka, tapi juga peristiwa penting dalam karir mereka. Banyak orang yang tidak menyukai aksi "Black Ocean" itu, dan kemudian mereka mendukung Girls Generation untuk kembali tampil. Jumlah fans mereka kemudian bertambah, dan dukungan pun mengalir untuk mereka agar mereka kembali. Selama sembilan bulan mereka menghilang, dan kemudian mereka kembali dengan sebuah lagu yang bisa dikatakan, mengubah segalanya untuk mereka.
Lagu "Gee" dirilis pada awal tahun 2009, dan berbeda dengan lagu2 Girls Generation sebelumnya, lagu ini lebih diterima oleh publik, dan bahkan membuat masyarakat "demam" dengan lagu tersebut. Seluruh Korea tahu lagu tersebut, dan dari lagu ini, mereka meraih kesuksesan. Untuk pertama kalinya, ada sebuah grup yang bisa bertahan selama sembilan minggu di puncak tangga lagu secara beruntun. Itu berarti satu personil dapat satu trofi setiap minggunya. Penjualan albumnya juga sukses, meskipun sebenarnya "Gee" hanya berupa sebuah mini album. Lagu itu mengantarkan Girls Generation naik hingga ke puncak tertingginya. Video-nya di YouTube bahkan menjadi video lagu K-Pop yang paling banyak ditonton di seluruh dunia, hingga saat ini. Kepopuleran lagu itu membuat Girls Generation "naik status" sebagai salah satu girl group papan atas di Korea. Momentum itu ternyata berhasil dimanfaatkan dengan baik. Setelah kesuksesan lagu "Gee" berturut-turut lagu "Tell Me Your Wish (Genie)", "Oh", "Run Devil Run", "Hoot" meraih kesuksesan di tangga musik Korea, dan makin mengukuhkan status mereka sebagai girl group terbaik di Korea, bahkan hingga ke Asia, termasuk ke sini, ke Indonesia (duh, mudah2an cepat konser di sini ya...)
Setelah meraih banyak kesuksesan di Korea dan juga di Asia, meraih banyak prestasi dan penghargaan di berbagai ajang, bahkan juga meluaskan popularitas mereka hingga ke Jepang dan beberapa negara di Asia, Girls Generation mencoba untuk go international. Sebenarnya, mereka sudah go international sejak mereka mulai merilis single di Jepang, dan kemudian disusul dengan album pertamanya di sana. Namun, kali ini mereka mencoba untuk membuat cakupan yang lebih luas lagi. Pada tahun 2011, album "The Boys" dirilis. Untuk pertama kalinya Girls Generation menyanyikan lagu yang seluruhnya berbahasa Inggris. Mereka juga kemudian ikut tampil dalam konser bersama dengan para artis SM Entertainment lainnya ke luar negeri, ke Amerika Serikat dan juga ke Eropa. Ternyata, ada sebuah hal menarik yang mereka temui, di mana mereka sudah cukup dikenal dan cukup populer di wilayah Barat. Ada banyak faktor yang memungkinkan hal tersebut bisa terjadi. Tapi satu hal yang pasti, Girls Generation sangat kaget dengan adanya basis fans mereka di wilayah Barat, terutama di Amerika Serikat dan di Perancis. Sama halnya dengan lagu2 mereka sebelumnya, "The Boys" juga sukses besar. Bukan hanya yang versi Korea-nya, tapi juga versi Inggris dan versi Jepang-nya. Khusus untuk versi Inggris-nya, kesuksesan lagunya membuat Girls Generation bisa mencatat sejarah sebagai grup Korea pertama yang bisa tampil di acara televisi Amerika Serikat dan Perancis. Di Amerika Serikat, mereka tampil di "Late Show with David Letterman" sebagai musical guest, dan "Live! with Kelly". Sementara di Perancis, mereka tampil di "Le Grand Journal". Tampil di acara2 luar negeri membuat Girls Generation makin populer, bukan hanya di wilayah Asia saja, tapi juga seluruh dunia. Mereka sudah menjadi idola dunia, meskipun mereka masih jarang tampil di luar negeri. Komunitas fans-nya semakin lama semakin banyak, dengan jumlah anggota yang makin banyak pula.
Kesibukan para personil Girls Generation setelah masa promosi "The Boys" berakhir membuat sebuah ide baru muncul untuk mengisi kekosongan jadwal para personil Girls Generation yang tidak memiliki banyak kegiatan. Untuk pertama kalinya, Girls Generation memiliki sub-unit. Taeyeon, Tiffany, dan Seohyun dipercaya untuk menjadi anggota sub-unit pertama ini. Pada awalnya, para fans tidak menyukai ide ini, karena dianggap "memecah" Girls Generation yang biasanya tampil bersembilan. Sebuah single dan mini album yang berjudul "Twinkle" menjadi "senjata" Girls Generation TTS untuk meraih kesuksesannya. Dan, seperti sudah diduga, Girls Generation TTS meraih kesuksesan yang cukup besar. Selama tiga minggu mereka mendominasi semua acara musik dan kemudian ditambah dengan beberapa penghargaan lain yang diraih setelah akhir masa promosi mereka. Penjualan album mereka juga bahkan berhasil mencatat rekor tertinggi untuk artis Korea di Billboard. Promosi Girls Generation TTS cukup singkat, hanya sekitar dua bulan, dengan promosi penuh pada bulan Mei 2012, namun dalam waktu yang sesingkat itu, mereka sudah meraih kesuksesan yang sulit ditandingi oleh sub-unit grup lain.
Girls Generation adalah sebuah kisah sukses yang penuh dengan perjuangan keras sejak awalnya. Mereka sudah terbentuk sejak 2007, namun baru pada 2009 mereka mencapai kesuksesannya dan terus bertahan hingga sekarang. Butuh dua tahun (plus masa training para personilnya masing2) bagi mereka untuk bisa meraih kesuksesan seperti sekarang ini. Jelas butuh waktu lama dan perjuangan yang keras. Mereka berusaha membuktikan bahwa mereka adalah grup yang terbaik. Mereka selalu membuktikan kualitasnya, baik sebagai sebuah grup atau sebagai pribadi para personilnya masing2, lewat kegiatan2 yang mereka lakukan. Mereka telah menginspirasi banyak orang, lewat perjuangan dan kisah sukses mereka. Bila kita kembali ke kisah kualdron yang ada di awal tadi, api yang ada di kualdron itu adalah lambang semangat mereka. Di kualdron itu ada lima corong besar dan empat corong kecil, yang masing2 memiliki apinya sendiri2. Ketika kemudian kualdron itu naik dan menyatu, api yang ada pada setiap kualdron itu juga menyatu dan membesar dengan sendirinya. Semangat dari setiap personil yang dilambangkan dengan corong2 kualdron itu akhirnya menyatu dan dari situlah muncul api kualdron yang sangat besar, yang melambangkan semangat dari Girls Generation itu sendiri. Semangat dari setiap personil dan usaha mereka yang keras untuk bisa menampilkan yang terbaik untuk para fans-nya telah berhasil membuat mereka bertahan hingga lima tahun lamanya. Meskipun ketika mereka akan memasuki usia lima tahun mereka dibayangi oleh "kutukan" eksistensi artis2 Korea yang hanya mampu bertahan hingga lima tahun, mereka tidak memikirkan itu dan terus menunjukkan eksistensinya, ditandai dengan dirilisnya single Jepang mereka, Paparazzi, pada beberapa bulan yang lalu. Malah, mereka sepertinya tidak akan mengalami nasib seperti itu, karena hingga hari ini mereka masih aktif menghibur para penggemarnya tanpa ada masalah apapun. Semua personil Girls Generation juga berharap bisa tampil cukup lama, seperti halnya Shinhwa, yang debut sejak tahun 1998 dan tetap bertahan hingga sekarang. Itu berdasarkan wawancara mereka dengan sebuah majalah beberapa waktu yang lalu. Peluang mereka untuk tampil lebih lama terbuka dengan sangat lebar, mereka kini sedang meraih kesuksesannya dan punya kesempatan untuk menambah kesuksesannya lagi di masa2 yang akan datang. Ditambah lagi kini mereka memiliki banyak fans internasional, membuat eksistensi mereka masih akan tetap berlanjut hingga beberapa tahun ke depan. Kalau bisa dikatakan, ini baru awal. Lima tahun ini adalah lima tahun perjuangan Girls Generation untuk mencapai kesuksesan mereka. Nanti ke depannya, bisa jadi akan menjadi tahun2 di mana Girls Generation akan mempertahankan kesuksesan mereka (yang sebenarnya sudah mereka mulai dari tiga tahun yang lalu), dan menambah cakupan popularitas mereka ke seluruh dunia, yang sudah mereka mulai sejak album The Boys dirilis. Yang pasti, jalan Girls Generation masih sangat panjang, dan masih banyak tantangan yang menanti mereka di depan. Kalau mereka masih tetap tampil seperti sekarang, atau malah lebih dari itu, bukan tidak mungkin status Girls Generation sebagai "Asia's number 1 girl group" akan terus bertahan hingga masa2 yang akan datang. Seperti kata Neil Lennon, pelatih Glasgow Celtic saat ini, "This isn't the end. It's just the beginning", ini baru permulaan bagi Girls Generation, dan mereka sudah melakukannya dengan sangat baik. Namun ini bukanlah akhir dari segalanya, masih ada banyak hal lain yang harus mereka lakukan. Soal api di kualdron yang ada di cerita itu, selama Girls Generation masih ada, api itu akan terus menyala. Bukan hanya di kualdron itu saja, tapi juga di hati para personil Girls Generation, sebagai perlambang semangat mereka, dan juga di hati para Sone, yang akan terus mendukungnya hingga kapanpun. Happy 5th Anniversary, Girls Generation.
Baiklah, seperti itulah cerita saya untuk kali ini, dalam rangka merayakan ulang tahun ke-5 Girls Generation. Kalau kalian perhatikan cerita yang ada di bagian awal posting, saya mengambil inspirasinya dari upacara pembukaan Olimpiade London 2012. Saya mengambil bagian penyalaan obornya. Itu dikarenakan saya sangat terkesan dan takjub melihat penyalaan obor Olimpiade London 2012 yang penuh dengan kejutan, jujur saja, ini adalah penyalaan obor yang paling hebat yang pernah saya lihat, dengan desain kualdron yang paling inovatif, paling logis, dan paling bermakna yang pernah ada, dengan menggunakan 204 corong yang melambangkan 204 negara peserta Olimpiade London 2012, yang dikumpulkan saat parade atlet. Kebetulan, ulang tahun ke-5 Girls Generation ini bertepatan dengan Olimpiade London 2012, sehingga saya berpikir ini adalah tema yang pas untuk diangkat menjadi sebuah cerita yang berhubungan dengan ulang tahun mereka. Lalu yang menjadi pertanyaan, kenapa hanya Taeyeon, Jessica, Sunny, Tiffany, dan Seohyun yang menyalakan api kualdronnya ? Alasannya seperti ini. Girls Generation terdiri atas lima vokalis utama dan empat orang supporting vocal sekaligus dancer. Taeyeon, Jessica, Sunny, Tiffany, dan Seohyun adalah vokalis utama Girls Generation. Karena kebetulan jumlah vokalisnya ada lima dan sekarang Girls Generation ulang tahun ke-5, maka merekalah yang terpilih untuk membawa obornya dan kemudian menyalakan obornya. Nanti kalau mereka ulang tahun ke-9, barulah semua personilnya akan membawa obornya bersama-sama dan menyalakan obornya bersama-sama. Seperti itulah alasannya. Saya minta maaf kalau seandainya tulisan saya agak sedikit kurang jelas di sini, tapi yang pasti mudah2an kalian mengerti tentang ceritanya. Yah, seperti inilah cara saya merayakan ulang tahun Girls Generation ke-5. Soal ceritanya, saya sudah memikirkannya sejak beberapa hari yang lalu, setelah saya menonton upacara pembukaan Olimpiade London 2012 itu. Setelah dipertimbangkan beberapa lama, akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan tema Olimpiade, khususnya pada saat upacara pembukaan dan penyalaan api Olimpiade, sebagai tema cerita saya untuk merayakan ulang tahun Girls Generation yang ke-5. Bukankah dalam acara ulang tahun, Anda selalu menyalakan api di atas lilin kue ulang tahun ? Nah, kira2 seperti itu yang coba saya gambarkan, namun di sini saya modifikasi dengan menggunakan tema Olimpiade. Taeyeon, Jessica, Sunny, Tiffany, dan Seohyun tidak menyalakan lilin biasa di sini, tapi sebuah kualdron! Jadi bisa dikatakan ini adalah "kualdron ulang tahun" untuk Girls Generation, karena memang perayaan ulang tahun mereka kali ini bertepatan dengan Olimpiade, sehingga saya menggunakan cara Olimpiade untuk merayakan ulang tahunnya. Kira2 seperti itu. Semoga kalian semua bisa mengerti ceritanya, dan mohon maaf sekali lagi kalau misalnya tulisan yang saya buat ini agak sedikit nggak jelas. Tapi intinya, saya sedikit bercerita soal Girls Generation di sini, dan saya bercerita apa adanya, sesuai dengan yang saya ingat dan yang saya tahu. Itu saja. Oke, kalau begitu, sekarang saatnya saya untuk mengakhiri posting ini, kurang-lebihnya mohon maaf, apabila ada tulisan saya di sini yang menyinggung dan ada yang merasa tersinggung, saya minta maaf yang sebesar-besarnya. Sekian tulisan saya, dan Happy Enjoy!

Jumat, 03 Agustus 2012

GOODBYE PETERPAN, WELCOME NOAH...

Pertanyaan mengenai apa nama baru Peterpan kini sudah terjawab. Kemarin, Ariel, Uki, Lukman, Reza, dan David meluncurkan nama band baru mereka sebagai pengganti Peterpan, yang bernama Noah. Nama ini resmi diluncurkan lewat pengumuman dari Twitter mereka, @newpeterpanband, disertai dengan beberapa foto dari konferensi pers mereka. Setelah konferensi pers itu, mereka juga meluncurkan logo dari band ini, seperti yang kalian lihat di atas. Tulisan hitam dengan dasar putih, dan logo sayap Peterpan berwarna merah menggantikan garis horizontal pada huruf A. Bentuk sayapnya tetap sama dengan sayap yang dulu menjadi logo Peterpan, namun arahnya dibalik. Bila dulu ujung tangkai sayap mengarah ke kanan, kini mengarah ke kiri. Nama account Twitter Peterpan juga kemudian berubah dari @newpeterpanband menjadi @NOAH_ID, tapi alamat website mereka masih tetap memakai nama newpeterpanband. Website-nya kemungkinan akan menyusul. Nama Noah, seperti yang kita tahu, itu adalah nama Inggris untuk Nabi Nuh. Ketika saya memberitahukan nama Noah ini pada ibu saya, ibu saya mengatakan "Orang yang lama di era yang baru". Selaras dengan cerita Nabi Nuh, di mana Nabi Nuh diperintahkan Tuhan untuk membuat bahtera karena Tuhan ingin memusnahkan umat manusia yang ada di bumi saat itu, karena sudah banyak berdosa. Setelah bahtera itu selesai, ia membawa semua keluarganya dan hewan yang berpasangan. Kemudian air merendam bumi hingga 150 hari lamanya, dan bahtera tersebut berlayar di atas lautan itu. Air itu kemudian surut, dan Nabi Nuh menunggu waktu hingga air benar2 surut untuk keluar dari bahtera tersebut. Ketika pintu dibuka, bahtera itu mendarat di Gunung Ararat dan dunia yang ada sudah berubah. Semuanya sudah baru. Ia pun kemudian keluar bersama dengan keluarganya dan hewan2 yang dibawanya. Lalu Tuhan membuat perjanjian dengan Nabi Nuh dan memberkatinya. Perjanjian ini bersifat universal karena meliputi seluruh umat manusia. Nabi Nuh dan keluarganya kemudian tinggal di dunia baru tersebut. Dari kisah singkat itu, bisa terlihat bahwa nama band Noah bisa memiliki makna "orang lama di era yang baru", seperti kata ibu saya. Kita semua tahu bahwa Ariel, Uki, Lukman, Reza, dan belakangan ditambah dengan David, adalah2 orang2 lama di industri musik Indonesia, dengan nama Peterpan. Sejak awal 2000-an, Peterpan sudah menghiasi jagat hiburan Indonesia dengan lagu2nya yang sangat populer di kalangan masyarakat. Karena Ariel harus berurusan dengan pihak berwajib gara2 kasus video "esek2"-nya, kemudian band ini tenggelam, namun tetap eksis dan tetap dicintai penggemarnya. Kini, Ariel telah bebas, meski baru bebas bersyarat dan harus wajib lapor hingga dua tahun ke depan, dan siap tampil lagi. Mereka pun kini siap untuk memasuki era baru musik Indonesia, dengan nama baru dan identitas baru. Jadi, mereka bisa dikatakan adalah orang lama di era yang baru. Comeback yang tertunda selama dua tahun siap mereka jalani, dan seluruh masyarakat Indonesia menanti seperti apa penampilan dari band ini. Selain diketahui merupakan nama Inggris dari Nabi Nuh, Noah juga merupakan kata dalam bahasa Ibrani, yang berarti "menentramkan" dan juga bermakna membuat orang nyaman dan damai. Ini juga bisa memiliki makna untuk "menentramkan" para penggemar Peterpan yang sudah tidak sabar menantikan kembalinya mereka. Meski namanya berasal dari nama seorang Nabi, pemilihan nama ini bukan terinspirasi dari situ. Namun, bila melihat apa yang saat ini terjadi pada mereka, pengalaman dan jejak karir mereka yang sangat panjang, dan juga perubahan pesat yang terjadi pada dunia musik Indonesia saat ini, rasanya nama ini sangat pas untuk menggambarkan mereka saat ini. Yang pasti ini adalah nama yang sangat bagus.
Noah sudah siap menandai comeback mereka dengan semangat yang baru, dan juga lagu yang baru pula. Single baru mereka, berjudul "Separuh Aku" akan diputar perdana hari ini di 200 radio di seluruh Indonesia. Lagu ini bukan ciptaan Ariel, tapi ciptaan David. Lagu ini wajib didengarkan oleh para penggemar Peterpan yang ada di seluruh Indonesia, karena lewat lagu inilah, Noah menandai comeback mereka ke dunia musik Indonesia, dengan semangat yang baru, dan pastinya sudah dinantikan oleh seluruh masyarakat Indonesia, khususnya para Sahabat Peterpan. Nanti kalau ada liriknya, akan saya usahakan untuk diposting di sini, sebagai bagian dari perayaan comeback Noah, dan juga Ariel, ke dunia musik Indonesia.
Baiklah, saya pikir tulisan singkat saya kali ini cukup, semoga bisa memberi informasi baru untuk kalian semua. Kita harapkan dengan nama barunya, Noah bisa menggapai suksesnya kembali seperti halnya pada masa Peterpan dulu, dan mudah2an bisa lebih sukses lagi dari sebelumnya. Baiklah, sekarang saatnya saya untuk mengakhiri posting ini, sekian posting saya, dan Happy Enjoy!

Rabu, 01 Agustus 2012

HAPPY BIRTHDAY, TIFFANY!!!!!!!

Selamat datang di bulan Agustus, dan selamat ulang tahun buat Tiffany! Tanggal 1 Agustus ini, Tiffany genap berumur 23 tahun secara internasional, dan ke-24 secara tradisional Korea. Sama dengan Taeyeon, Jessica, dan Sunny. Tiffany adalah salah satu dari tiga personil Girls Generation yang lahir di Amerika Serikat, ia lahir di San Francisco, California, pada tanggal 1 Agustus 1989 dengan nama Hwang Mi-Young. Selain ia punya nama Korea, ia juga punya nama Inggris, yaitu Stephanie. Karena panggilannya Tiffany, ia juga dikenal dengan nama Tiffany Hwang. Pernah suatu kali (baru2 ini, malah) namanya tertulis dalam daftar penumpang kapal ferry ke Makau (saat itu Girls Generation tampil di Makau untuk sebuah konser) sebagai "Hwang, Stephanie Young", yang berarti namanya adalah Stephanie Young Hwang. Ia lahir di rumah sakit yang sama dengan Jessica, hanya waktu lahirnya berbeda beberapa bulan. Ia besar di Diamond Bar, California. Ia bergabung dengan SM Entertainment lewat cabangnya di Los Angeles, California pada tahun 2004. Dari situ, ia pindah ke Korea Selatan dan menjalani hidup barunya di sana, tanpa ada bantuan dari siapapun, dan tanpa ditemani oleh keluarganya. Pada awalnya, ia tinggal bersama Ida Simmons atau yang lebih dikenal dengan DJ Isak. Kemudian, saat ia di-training, ia satu kamar dengan Taeyeon. Keduanya kemudian bergabung dengan sebuah proyek yang dibuat oleh SM Entertainment yang kelak menjadi Girls Generation. Tiffany bukanlah Founding Member Girls Generation, karena ia bergabung belakangan ketika masa training. Namun, ia adalah Inaugural Member Girls Generation, saat grup ini resmi dibentuk dan kemudian debut pada 5 Agustus 2007. Tiffany saat itu baru saja berulang tahun ke-18 saat itu. Namanya memang Stephanie, namun ia justru mengambil stage name Tiffany, agar namanya tidak sama dengan Stephanie anggota CSJH (The Grace), girl group senior Girls Generation. Tiffany juga merupakan nama panggilannya dari ibunya. Karena besar di Amerika Serikat, Tiffany lancar berbahasa Inggris, sehingga ia pun sering ditunjuk menjadi juru bicara internasional Girls Generation apabila mereka tampil di luar negeri. Malah, ia pernah diwawancara oleh History Channel untuk membahas soal K-Pop, yang merupakan bagian budaya modern Korea Selatan. Selain Tiffany, juga ada Jessica, yang juga kelahiran Amerika Serikat yang juga bisa bertugas sebagai juru bicara internasional Girls Generation. Tiffany dikenal sebagai personil yang paling care, dan selalu memperhatikan para personil lainnya. Atas kebiasaannya itu, ia mendapat julukan "Manager Hwang". Selain Manager Hwang, ia punya banyak sekali panggilan atau julukan. Namun dari semua itu, ada satu julukan yang cukup lucu, yaitu "Mushroom" atau jamur. Ini gara2 saat ia suatu kali memperkenalkan dirinya, ia salah menyebut namanya dalam bahasa Korea. Seharusnya ia mengatakan namanya yang berarti "Brighter than jewels", namun ia justru mengatakan nama yang berarti "Brighter than mushroom". Sejak itulah ia dipanggil jamur. Ia adalah salah satu vokalis utama Girls Generation, bersama dengan Taeyeon (pasangan sehidup-sematinya), Jessica, Sunny, dan Seohyun. Dari situ, ia menjadi salah satu dari anggota sub-unit pertama Girls Generation, yaitu Girls Generation TTS, dengan Taeyeon dan Seohyun. Selain dikenal sebagai penyanyi, Tiffany juga dikenal sebagai model, aktris, dan juga host. Tiffany bisa dikatakan sebagai "Miss MC" karena dia sering dipercaya menjadi pembawa acara, terutama (belakangan ini) untuk stasiun televisi MBC, dan program musiknya, Show! Music Core. Total, ia menjadi host acara itu sebagai empat stint, stint pertama berlangsung dari tanggal 4 April 2009 hingga 22 Mei 2010. Ia berpasangan dengan sesama personil Girls Generation lainnya, Yuri, dan Sooyoung (khusus episode tanggal 6 Maret 2010). Stint kedua berlangsung dari tanggal 26 Juni hingga 31 Juli 2010, masih bersama Yuri. Tiffany dan Yuri kemudian kembali lagi menjadi host pada tanggal 4 September 2010, bersama Oh Sang Jin. Stint ketiga berlangsung dari tanggal 15 Oktober 2011 hingga 28 Januari 2012. Tiffany masih ditemani Yuri, dan kali ini mereka kembali lagi berstatus sebagai host tetap, seperti halnya pada stint pertama. Yuri kemudian keluar dari acara itu untuk fokus ke syuting dramanya, Fashion King. Setelah beberapa lama posisi host Music Core diisi oleh host tamu, akhirnya Tiffany kembali lagi menjadi host acara itu, kali ini ditemani oleh Taeyeon dan Seohyun, sejak 25 Februari 2012 hingga saat ini. Untuk galeri foto Taeyeon, Tiffany, dan Seohyun sebagai host acara itu dan ceritanya, kalian bisa lihat di laman "Music Core" yang secara khusus saya buat dan ada di bagian menu blog. Untuk karir aktrisnya, Tiffany memang belum pernah membintangi drama. Kalaupun pernah, ia hanya jadi cameo di drama Unstoppable Marriage. Tapi ia pernah membintangi sebuah drama musikal yang berjudul "Fame", bersama salah satu personil Super Junior, Eunhyuk. Ia memerankan karakter Carmen Diaz dan berlangsung selama tiga bulan, dari tanggal 25 November 2011 hingga 29 Januari 2012. Warna favorit Tiffany adalah pink. Saat masa Girls Generation TTS, kegilaannya akan warna pink meningkat drastis, seiring dengan seringnya unsur warna pink dipakai dalam penampilannya. Tiffany juga dikenal suka dengan nail-art. Kukunya selalu dicat, dan ia pernah mengatakan kalau itu adalah bagian tubuh favoritnya. Bila Tiffany ditanya tentang minuman favoritnya, mungkin ia akan menjawab Red Bull. Ya, kaleng Red Bull, yang gambarnya ada di helmnya Sebastian Vettel itu... Tiffany memang sering tertangkap kamera sedang memegang sekaleng Red Bull. Apa jangan2 ia penggemar Sebastian Vettel juga ya, secara gitu dia pembalap tim Red Bull. Bisa saja. Dari semua hal yang berhubungan dengan Tiffany, ada satu hal yang bisa dikatakan merupakan ciri khasnya, yaitu... eye-smile! Nggak lengkap ngomongin Tiffany tanpa ngomongin hal ini. Senyumannya yang bikin orang2 meleleh hingga mimisan. Kalau ia sedang senang, Tiffany pasti akan melakukan hal ini, apalagi kalau ia bertemu dengan pria ganteng yang belum ia kenal. Sudah sering kita melihat senyuman andalannya dalam berbagai kesempatan, dan silakan Anda komentari sendiri apa yang terjadi setelah Anda melihat jurus andalannya itu. Dijamin, Anda akan meleleh melihatnya. Malah mungkin Anda bisa mimisan. Banyak Sone yang "mimisan" kalau melihat Tiffany. Sebenarnya bukan hanya senyumannya saja yang bikin mimisan, tapi semuanya. Ia punya tubuh yang seksi dan berkaki indah. Ini efek dari latihan 5-3-2 yang dulu pernah terungkap dalam sebuah acara. Tiffany juga sangat menyukai high heels. Ia pernah mengatakan bahwa ia merasa lebih pede kalau memakai high heels. Saking pedenya dia kalau pakai high heels, pakai sepatu kets pun juga harus yang ada heels-nya juga. Bila kemudian Anda bertanya mengenai hal yang paling ditakutkan oleh Tiffany, maka jawabannya sudah jelas, yaitu serangga! Ia takut serangga. Dulu pernah dikatakan bahwa jika Anda menakut2i Tiffany dengan serangga, ia akan langsung nge-rap. Itu dikarenakan ketika ia ditakut2i itu, ia akan langsung berteriak dengan sangat cepat seperti orang latah, kalau kebiasaan di sini. Ia akan mengatakan "beolleh beolleh beolleh" secara berulang-ulang dan nggak karuan. Kalau kalian lihat posting saya yang berjudul "Insiden Serangga Kertas", dan melihat video yang ada di bawahnya, terlihat kalau Tiffany sangat takut pada serangga, meskipun hanya serangga kertas. Di YouTube Anda akan menemukan video lain yang juga memperlihatkan rasa takut Tiffany pada serangga, lengkap dengan reaksinya. Soal apakah dia hanya akan nge-rap jika ia ditakut2i dengan serangga, well, sebenarnya dia bisa ngerap kok. Di lagu Tell Me Your Wish (Genie), Tiffany memperlihatkan kemampuan rap-nya, terutama saat Girls Generation konser. Ada sebuah lirik rap khusus yang dibawakan oleh Tiffany pada versi konser lagu itu, dan kemudian diakhiri dengan ucapan khasnya, "DJ, put it back on!" yang sangat ditunggu oleh para Sone saat lagu ini ditampilkan. Buat yang mau tahu di mana Tiffany sekarang, ia sedang ada di Thailand. Ia sedang syuting sebuah iklan bersama salah satu personil Super Junior, Siwon. Karena syutingnya cukup panjang, jadinya Tiffany merayakan ulang tahunnya kali ini di Thailand, bersama dengan para Sone Thailand. Pasti Taeyeon sedang kesepian sekarang...
Well, sepertinya saya sudah bicara panjang-lebar tentang Tiffany. Saya banyak mengutip ini dari beberapa sumber. Kalau soal detailnya tentang Tiffany sih, kalian para Sone sih yang lebih tahu. Ane masih newbie, gan... tapi setidaknya ini sudah cukup lumayan, saya tahu beberapa hal tentangnya, dan itulah yang saya tulis di sini. Jadi... Happy Birthday, eye-smiled girl Tiffany Hwang! Best wishes...
Baiklah, saya pikir segini saja tulisan saya untuk kali ini, semoga bisa memberi informasi baru untuk kalian semua. Maaf baru sekarang saya menulis, tadi siang saya nonton Wild Romance dulu, kemudian dilanjutkan dengan nonton Olimpiade (tontonan yang nggak boleh dilewatkan), lalu mandi, kemudian sempat nonton sinetron dulu, dan setelah itu baru saya bisa menulis, setelah saya memberi kesempatan ibu saya untuk bermain dulu. Kebetulan internetnya baru jalan, karena telat bayar, tadi baru saja dibayar, jadinya baru bisa main internet sore hari. Itu pun ibu saya yang main duluan karena saya mau nonton Olimpiade dulu. Akhirnya baru bisa main malam ini. Awal Agustus adalah momen yang paling ditunggu oleh para Sone seluruh dunia. Setelah Tiffany ulang tahun, akan ada perayaan yang lebih besar lagi, yaitu ulang tahun Girls Generation yang ke-5, pada tanggal 5 Agustus 2012 nanti. Pestanya sih sudah dilakukan pada tanggal 27 Juli kemarin, tapi itu hanya dirayakan oleh para Sone di Korea saja. Untuk tanggal 5 Agustus nanti, perayaannya akan lebih besar karena yang merayakannya adalah para Sone seluruh dunia, termasuk yang ada di sini. Dan khusus untuk Sone Indonesia, setelah ulang tahun Girls Generation yang ke-5, masih ada lagi satu event besar yang akan dirayakan, malah ini lebih besar. Yaitu... HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-67. Makanya, ulang tahun Tiffany ini juga bisa dianggap sebagai pengingat buat kalian untuk sesegera mungkin beli bendera untuk 17-an nanti. Kemerdekaan Indonesia saja ada persiapannya sejak jauh2 hari, dibuktikan dengan adanya BPUPKI, masa perayaannya tanpa persiapan juga ? Harusnya juga ada, dan kalau bisa, persiapkan dari sekarang. Buat yang mau ikutan lomba atau yang mau menggelar lomba, persiapannya juga dari sekarang... biar nanti pas 17-an, semuanya sudah siap. Begitu... oke, sekarang saatnya saya untuk mengakhiri posting ini, sekian posting saya, dan Happy Enjoy!

Selasa, 31 Juli 2012

GIRLS GENERATION 5th ANNIVERSARY CAKE

Meskipun mereka baru resmi berusia 5 tahun pada tanggal 5 Agustus 2012 mendatang, Girls Generation sepertinya sudah tidak sabar untuk merayakan ulang tahun mereka dengan para fansnya. Pada tanggal 27 Juli 2012 yang lalu, mereka menggelar pesta khusus untuk merayakan ulang tahun ke-5 mereka. Pesta yang diberi nama "Girls Generation Debut 5th Anniversary Party" ini berlangsung di auditorium Ehwa Women University. Sekitar 2000 fans menghadiri acara tersebut, dan acara itu diisi dengan berbagai kegiatan, termasuk diantaranya adalah lomba menghias kue ulang tahun. Lomba ini cukup menarik, karena para personil Girls Generation sendiri yang menghias kuenya, untuk kemudian dinilai oleh para penonton yang hadir. Masing2 personil mendapat sebuah kue bertingkat dua yang masih belum dihias dan masing2 personil harus menghias kue tersebut sebagus mungkin. Setelah selesai, mereka diminta untuk menjelaskan soal desain hiasan kuenya pada para penonton, hanya dalam waktu 10 detik. Meskipun begitu, penjelasan mereka lebih panjang dari itu. Belakangan, setelah acara itu berakhir, acaranya berlangsung selama satu setengah jam, foto2 kue mereka diperlihatkan ke publik. Ada kue yang hiasannya sangat bagus, tapi ada juga kue yang hiasannya kacau, dan malah sampai berantakan. Seperti apa kue2nya ? Ini dia...
Taeyeon
Jessica
Tiffany
Hyoyeon
Yuri
Sooyoung
Yoona
Seohyun
Cake Compilation
Seperti itulah foto2nya. Apakah menurutmu ada yang kurang ? Ya, kenapa kuenya hanya ada delapan ? Mana kuenya Sunny ? Perlu diketahui, saat acara ini berlangsung, Sunny sakit. Ia hadir di acara itu namun tidak ikut naik ke panggung karena kondisi badannya yang tidak memungkinkan. Karena itulah ia tidak ikut menghias kue. Mungkinkah ia akan menyusul menghias kuenya ? Mudah2an. Yang pasti, kuenya Sunny seharusnya juga ada, agar penilaiannya jadi lebih fair, karena melibatkan semua personil. Namun, dari kontes menghias kue yang hanya diikuti oleh delapan personil ini, tetap menghasilkan pemenang. Kuenya Tiffany terpilih sebagai kue terbaik, sementara kuenya Jessica mendapat predikat "kue terburuk". Dan kuenya Jessica semakin mendapat cap "buruk" setelah bagian atas kuenya jatuh. Akhirnya kue itu jadi nggak jelas lagi bentuknya, meskipun hiasannya masih bisa terlihat. Di luar itu semua, pesta ulang tahun Girls Generation yang berlangsung prematur ini berhasil memberikan kesenangan tersendiri, baik untuk para personil dan juga yang terpenting, buat para Sone yang hadir di acara itu. Untuk semua Sone yang hadir di acara itu, mereka mendapat hadiah yang cukup banyak, salah satu diantaranya adalah sebuah photocard yang menampilkan cover2 album dan mini album mereka di bagian depan dan pesan singkat disertai tandatangan para personil di bagian belakang. Seperti inilah photocard Girls Generation di pesta ulang tahun mereka yang ke-5:
Tentu saja tulisan pesannya ditulis dengan bahasa Korea. Tidak perlu khawatir, beberapa sumber, termasuk website fanbase internasional Girls Generation, Soshified, sudah berhasil menerjemahkan setiap pesan dari para personil Girls Generation yang tertulis di photocard ini. Berikut adalah terjemahannya.
Taeyeon: Thank you for always giving us strength whenever we meet^^ Look forward to the next fanmeet too. We’ve gotten closer, right? hehehe ♥ ♥
Jessica: SONE, hi~ ^ã…¡^ Fun and enjoyably. Bbyong~ ♥
Sunny: Already 5 years?! Kkyak!! From now on, 5 years, 500 years..
Tiffany: It’s five years now.. there were lots of.. tears.. and we’ve gone through so many happy things.. I’m really happy and thankful.. from now on.. “I want to dream with you (with SONE) forever.” ♥ I love you. Really. ♥ (Translator’s note: Tiffany is using lyrics from “Forever”.)
Hyoyeon: I’ve waited for today~!! Should we [illegible] today~~?! (Translator’s note: the word cannot be read from the image.) Hehe. Let’s go and make good memories! Always! Thank you ^.^!! ♥ ~ ~
Yuri: Waaaa~oh! Anniversary! Oh Oh Oh 555 Oh~! Oh~ Fifth anniversary oh oh oh!! (Translator’s note: ‘oh’ is one way to say 5 in Korean.)
Sooyoung: I give infinite thanks and love to you who have been with us for the past 5 years. Until 5 years becomes 50. And until 500 years, will you love us?! Yes!! :) *
Yoona: It’s been such a long time!! Couldn’t we… See each other more often..? keke. Everything from today… Let’s keep it to ourselves~ ♥
Seohyun: Tell me your wish~ I’ll listen~ Tell me your~ wish There is a never ending line of people outside who wish~ (intending as ‘SONE’) for me~ A date with SONE that I’ve waited and waited for!! Today!! Let’s enjoy ♥ (Translator’s note: Seohyun is using lyrics from “Genie” and “Twinkle”.)

Seperti itulah pesannya. Intinya, mereka sangat senang bisa tetap bersama sebagai sebuah grup memasuki usia mereka yang kelima. Mereka juga berterimakasih pada para fans atas dukungan mereka selama ini, hingga mereka bisa tetap eksis selama lima tahun dan berhasil mencapai banyak kesuksesan besar dalam karir mereka. Tapi, biasanya ketika sebuah grup di Korea memasuki usia lima tahun, ada semacam "kutukan" di mana grup tersebut akan turun pamor atau bahkan menghilang dari dunia musik. Kekhawatiran itu sempat pula muncul pada Girls Generation, di saat mereka akan memasuki tahun kelimanya di dunia musik. Namun, dengan kesuksesan mereka yang semakin menjadi di saat usia mereka sudah mendekati lima tahun, sepertinya Girls Generation akan terhindar dari kutukan tersebut dan bisa eksis hingga seterusnya. Ini pasti salah satu harapan para Sone di ulang tahun Girls Generation kali ini. Yang pasti, dukungan dari para fans yang tak berhenti mengalir juga bisa menjadi faktor penting eksistensi sebuah grup untuk waktu yang lama. Beberapa kasus eksistensi grup2 musik di luar Korea bisa menjadi contoh, dan dengan status Girls Generation sebagai "nation's girl group" di Korea dan bahkan "Asia's number 1 girl group", bisa saja mereka akan mengikuti grup2 musik lain di dunia yang bisa eksis hingga waktu lama bahkan hingga personil mereka sudah berada pada usia yang tidak muda lagi, atau bahkan sudah tiada. Peluang Girls Generation untuk menjadi grup legendaris di Korea, Asia, atau bahkan di dunia, terbuka lebar, dimulai dari sekarang.
Baiklah, saya pikir segitu saja tulisan saya untuk kali ini, semoga bisa menambah informasi untuk kalian semua. Buat kalian yang ingin tahu tentang sejarah Girls Generation, kalian bisa cek posting saya yang dulu pernah saya tulis bulan Desember lalu, yang menceritakan awal terbentuknya mereka. Kalau untuk cerita setelah mereka terbentuk kan kalian sudah banyak tahu, jadi saya pikir kalian bisa menulisnya sendiri atau mengingatnya sendiri. Besok, akan ada seorang personil Girls Generation yang ulang tahun, dan saya akan menulis sebuah posting khusus di blog ini untuk merayakannya. Oke, sekarang saatnya saya untuk mengakhiri posting ini, sekian posting saya, dan Happy Enjoy!

Minggu, 29 Juli 2012

OLYMPIC MEDAL HISTORY

Saya sebenarnya ingin menulis tentang ini sejak kemarin, tapi karena kemarin saya jalan2 dan kemudian saya harus istirahat dulu, akhirnya baru bisa saya tulis sekarang. Masih berhubungan dengan Olimpiade London 2012, kali ini saya akan cerita soal sejarah medali Olimpiade. Medali Olimpiade dihadiahkan kepada para atlet yang berprestasi di setiap cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade. Biasanya, ada tiga jenis medali yang diberikan, yaitu medali emas untuk peringkat pertama, medali perak untuk peringkat kedua, dan medali perunggu untuk peringkat ketiga. Sejarahnya, medali mulai diberikan saat Olimpiade modern pertama di Athena, Yunani, tahun 1896. Sebelumnya, pada Olimpiade kuno, pemenang hanya mendapat hadiah mahkota daun laurel. Akan tetapi, ketika Olimpiade 1896, belum ada medali emas. Yang ada hanyalah medali perak dan medali perunggu untuk pemenang, selain juga menerima mahkota daun laurel. Pada Olimpiade 1900 di Paris, medali malah tidak diberikan. Pemenang mendapat hadiah berupa trofi atau plakat. Barulah pada Olimpiade ketiga tahun 1904 di St. Louis, Louisiana, Amerika Serikat, medali dengan struktur dan protokoler penerimaan yang kita kenal saat ini diberikan. Medali diberikan kepada tiga atlet terbaik, berdasarkan posisinya, medali emas untuk pemenang pertama, medali perak untuk pemenang kedua, dan medali perunggu untuk pemenang ketiga. Para pemenang tidak hanya menerima medali sebagai penghargaan. Semua atlet yang berada di posisi pertama hingga posisi kedelapan menerima sertifikat. Selain itu juga, di stadion utama Olimpiade, nama para pemenang ditulis di tembok, sebagai tanda peringatan. International Olympic Committee (Komite Olimpiade Internasional, IOC) memiliki aturan tersendiri mengenai ukuran medali yang dihadiahkan, dan memiliki keputusan akhir mengenai desain akhirnya. Spesifikasi medali dirancang bersama oleh IOC bersama dengan komite Olimpiade nasional negara tuan rumah Olimpiade. Meskipun begitu, IOC sudah memiliki aturan sendiri, sebagai berikut:
  • Penerimanya harus merupakan tiga atlet terbaik dalam setiap cabang yang dilombakan
  • Bentuknya lingkaran, dan ada bagian untuk memasukkan pita kalung medali
  • Diameternya minimal 60 milimeter
  • Ketebalannya minimal 3 milimeter
  • Bahan medalinya, untuk medali emas terbuat dari 550 gram perak (bukan emas murni) dengan tingkat karat 925 hingga 1000 grade, dan disepuh dengan 6 gram emas murni. Untuk medali perak, bahannya sama dengan medali emas, namun tanpa disepuh emas, berharga sekitar 260 dollar. Dan untuk medali perunggu, terbuat dari tembaga, dengan tambahan timah dan seng, berharga sekitar 3 dollar
  • Cabang olahraga yang menghadiahkan medali tersebut harus tertulis pada bagian medali
Medali Olimpiade pertama dirancang oleh pematung Perancis, Jules-Clement Chaplain dan menggambarkan dewa Zeus yang sedang memegangi dewi Nike, dewi kemenangan di tangan kanannya pada bagian depan, dan gambar Acropolis pada bagian belakangnya. Medali ini dibuat oleh Paris Mint yang juga membuat medali untuk Olimpiade 1900 di Paris. Ini memulai tradisi untuk memberi tanggung jawab pada kota tuan rumah untuk membuat medali Olimpiade. Untuk beberapa Olimpiade kemudian, tuan rumah diperbolehkan untuk memilih desain medalinya sendiri.
Pada tahun 1923, IOC menggelar sebuah kompetisi untuk membuat desain medali Olimpiade. Hasilnya, desain Trionfo (kemenangan) karya Giuseppe Cassioli terpilih sebagai pemenang pada tahun 1928. Desain buatan Cassioli menampilkan dewi Nike pada bagian sisi kiri medali dan Colosseum Roma pada bagian sisi kanan bawahnya, dan tempat untuk menulis event Olimpiade yang berlangsung di bagian kanan atas pada bagian depannya, sementara di bagian belakangnya terdapat gambar seorang atlet pemenang yang sedang diarak oleh para penonton. Desain ini langsung dipakai pada Olimpiade 1928 di Amsterdam, Belanda, dan bertahan hingga 40 tahun lamanya, hingga Olimpiade 1972 di Muenchen, Jerman. Pada Olimpiade ini, desain bagian belakang medali diubah. Desain Trionfo tetap bertahan hingga beberapa Olimpiade kemudian, dengan bagian belakang yang dimodifikasi atau bentuk semula, berdasarkan desain dari masing2 pembuatnya. Pada Olimpiade 1992 di Barcelona, Spanyol, IOC memperbolehkan desain Trionfo dimodifikasi, namun tidak boleh mengubah gambar dewi Nike yang ada pada desain tersebut. Trend ini kemudian berakhir pada Olimpiade 2004 setelah banyak kritik yang muncul gara2 desain medali pada Olimpiade sebelumnya. Pada Olimpiade 2000 di Sydney, Australia, muncul kritikan dari media Yunani soal desain bagian depan medali yang justru menampilkan gambar Colosseum, yang bergaya Romawi, daripada gambar Parthenon, yang bergaya atau berciri Yunani. Desainer medalinya, Wojciech Pietranik, membela dirinya dengan mengatakan bahwa ia membuat desain medali tersebut berdasarkan contoh dari desain Trionfo asli karya Cassioli pada tahun 1928. Pada awalnya, Wojciech Pietranik membuat desain dengan menampilkan gedung Sydney Opera House di depannya. Namun IOC menilai desain itu harus diganti dengan Colosseum dan seorang pembalap kereta kuda. Ia pun akhirnya mengubah desain itu, dan meskipun dikritik, pihak panitia lokal di Sydney memutuskan untuk melanjutkannya, karena mereka tidak memiliki waktu yang cukup untuk menyelesaikan desain yang baru dan akan membuat biayanya lebih mahal. Dari situ kemudian terungkap bahwa pada desain Cassioli terdapat kesalahan, dengan menampilkan Colosseum pada bagian depannya, bukan Parthenon. Kesalahan desain itu bertahan hingga 76 tahun sampai kemudian desain medali yang baru dibuat untuk Olimpiade 2004 di Athena, Yunani. Pada desain baru itu, tergambar Stadion Panathinaiko, yang merupakan tempat upacara pembukaan Olimpiade 1896 dan salah satu tempat penyelenggaraan Olimpiade kuno, selain juga menampilkan dewi Nike dengan tampilan baru. Desain ini dipakai hingga sekarang.
Itu tadi adalah sejarah medali Olimpiade dan juga aturan mengenai struktur medalinya. Berikut ini akan ditampilkan gambar dari masing2 medali yang dipakai pada setiap penyelenggaraan Olimpiade, dari tahun 1896 hingga saat ini. Gambar2 ini adalah hasil screenshot dari sebuah infografis interaktif buatan sebuah media asal Brazil yang ditampilkan di website The Daily Telegraph. Di dalam gambar2 ini juga terdapat penjelasan mengenai medali2 ini dalam bahasa Inggris.
Sejak Olimpiade Amsterdam 1928 hingga Olimpiade Mexico City tahun 1968, desain medali menggunakan desain Trionfo karya Giuseppe Cassioli. Sejak Olimpiade Munchen 1972, hanya desain medali bagian depan yang dipertahankan, sedangkan bagian belakangnya diubah berdasarkan desain dari pembuatnya. Mulai Olimpiade Barcelona 1992, desain medali bagian depan boleh dimodifikasi, namun hasil modifikasi desain medali ini pada Olimpiade Sydney 2000 justru menimbulkan masalah, yang kemudian membuat pihak IOC harus mengganti desain medali secara keseluruhan.
Efek dari hujan kritik yang dialamatkan pada medali Olimpiade Sydney 2000, dan kesalahan yang terjadi pada desain medali yang sudah berlangsung selama 76 tahun, membuat desain medali yang baru harus dibuat. Desain medali yang dipakai sejak Olimpiade Athena 2004 ini terus dipakai hingga sekarang, dengan beberapa variasi pada bagian belakangnya.
Catatan: Olimpiade 1916, Olimpiade 1940, dan Olimpiade 1944 tidak digelar karena Perang Dunia. Penyelenggaraan Olimpiade langsung diloncat ke Olimpiade berikutnya, sehingga meskipun pada medali Olimpiade London 2012 tertulis Olimpiade ke-30, pada kenyataannya, hanya 27 Olimpiade yang berlangsung hingga saat ini.
Untuk Olimpiade London 2012 ini, bentuk medalinya adalah seperti pada gambar berikut, dengan penjelasan mengenai desain medalinya ada pada bagian bawah gambar.
Medali Olimpiade London 2012 memiliki desain campuran antara gaya Yunani dan gaya Inggris. Pada bagian depan, memakai desain baru yang sudah dipakai sejak Olimpiade Athena 2004, yang menampilkan gambar dewi Nike yang melangkah keluar dari Parthenon yang ada di bagian kiri belakang. Pada bagian latar belakang terdapat Stadion Panathinaiko. Pada bagian atas medali terdapat tulisan "XXX Olympiad London 2012". XXX berarti angka 30 dalam penomoran Romawi. Di bawahnya, tepat di atas kepala dewi Nike, terdapat logo Olimpiade. Sementara pada bagian belakang terdapat logo Olimpiade London 2012 di bagian tengah, sebagai metafora kota modern, dengan gambar kotak di sekelilingnya sebagai simbol pusat perhatian dan lambang kota besar pada peta, di tengah belakang logo terdapat gambar seperti pita, yang melambangkan Sungai Thames, sungai terpanjang di Inggris, yang melewati kota London. Di sekeliling logo Olimpiade London 2012 terdapat banyak garis, yang melambangkan energi para atlet serta kebersamaan untuk selalu maju. Pola garis2 ini juga terdapat pada pita kalung medali. Pita kalung medali berwarna ungu, sebagai simbol perayaan ulang tahun naik tahta Ratu Elizabeth II ke-60 yang jatuh pada tahun 2012 ini. Pada pita kalung itu juga terdapat tulisan "London 2012" dan terdapat logo Olimpiade pada bagian ujung pita, dekat dengan medali. Tulisan cabang olahraga yang dipertandingkan terdapat bagian sisi samping medali. Medali ini didesain oleh David Watkins dan dibuat oleh Royal Mint, yang merupakan pembuat koin untuk seluruh wilayah Inggris. Medali ini memiliki tebal 85 milimeter, tebal 7 milimeter, dan memiliki berat antara 350 hingga 400 gram, membuatnya menjadi medali Olimpiade terbesar dan terberat sepanjang sejarah. Sebelum Olimpiade London 2012 ini berlangsung, semua medali disimpan di Tower of London, yang juga merupakan tempat penyimpanan mahkota kerajaan Inggris. Medali2 ini baru akan dikeluarkan pada saat hari pertandingan yang memperebutkan medali digelar. Total, ada sekitar 2100 medali yang akan diperebutkan oleh para atlet di Olimpiade kali ini, dari berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan.
Sekarang, yang akan dijelaskan adalah tata cara penyerahan medali. Bila Anda berpikir sejak Olimpiade pertama digelar, para atlet akan berdiri di podium dan menerima medali dari tamu kehormatan seperti saat ini, Anda salah. Pada kenyataannya, tradisi penyerahan medali pada Olimpiade jaman dulu berbeda dengan tradisi saat ini. Dulu, penyerahan medali tidak dilakukan langsung setelah pertandingan berakhir. Penyerahan medali baru dilakukan pada saat upacara penutupan, dengan semua atlet yang menerima medali berpakaian formal. Mereka akan berdiri di depan tamu kehormatan dan menerima medali. Tradisi itu kemudian berubah pada Olimpiade Los Angeles 1932. Sistem podium untuk pertama kali diberlakukan. Tiga orang peraih medali, baik itu medali emas, perak, atau perunggu, berdiri di podium dan menerima medali dari tamu kehormatan. Pada Olimpiade Roma 1960, tradisi penyerahan medali ditambah dengan keharusan seorang atlet pemenang untuk menunduk saat medali dikalungkan. Ini sejalan dengan bentuk medali yang memiliki pita kalung pada bagian atasnya. Ya, pada Olimpiade Roma 1960, untuk pertama kalinya medali diserahkan dengan cara dikalungkan. Sebelumnya, medali hanya berupa benda berbentuk lingkaran dan terbuat dari bahan logam, seperti halnya sebuah koin. Pada awalnya, kalung medali berupa rantai berbentuk daun laurel. Kini, kalung medali berbentuk pita, dan terbentuklah medali yang kita kenal saat ini. Pada Olimpiade Athena 2004, selain menerima medali, atlet pemenang juga menerima mahkota daun laurel, seperti halnya ketika Olimpiade Athena 1896, mengikuti tradisi yang berlaku saat Olimpiade kuno. Masih ingat saat Taufik Hidayat menerima medali emas bulutangkis tunggal putra ketika itu ? Ia juga menerima mahkota daun laurel sebagai hadiahnya, namun kemudian menghilang beberapa saat kemudian saat berada di hotel. Ia dan temannya pun kemudian mencari penggantinya, dan menemukan sebuah replika mahkota daun laurel emas di sebuah toko di Athena. Ketika ia ingin membelinya, harganya sangat mahal, sehingga ia harus menawar terlebih dulu. Beruntung, seseorang mengenalinya sebagai pemenang emas Olimpiade, hingga akhirnya replika mahkota itu bisa dibeli dengan harga yang cukup. Replika mahkota daun laurel emas itulah yang Taufik Hidayat bawa pulang ke Indonesia, bersama dengan medalinya.
Baiklah, saya pikir segitu saja cerita soal medali Olimpiade ini, semoga bisa memberi informasi baru untuk kalian semua. Kita juga berharap, dari 2100 medali yang ada di Olimpiade London 2012 ini, beberapa diantaranya bisa dibawa pulang oleh atlet Indonesia. Mudah2an saja atlet2 Indonesia bisa mempertahankan tradisi emas yang sudah ada sejak Olimpiade Barcelona 1992, selain juga bisa mendapatkan medali2 yang lain. Indonesia Pasti Bisa! Oke, kalau begitu, sekarang saatnya saya untuk mengakhiri posting ini, sekian posting saya, dan Happy Enjoy!