Minggu, 10 Februari 2013

HAPPY BIRTHDAY, SOOYOUNG!

Hari ini ada salah satu personil Girls Generation yang ulang tahun. Sooyoung hari ini berulang tahun ke-23. Perayaan ulang tahunnya dilakukan di Jepang, mengingat Girls Generation saat ini sedang dalam tur konser mereka di Jepang, yaitu 2nd Japan Arena Tour, yang sudah dimulai kemarin. Semua Sone sudah tahu, kalau sudah masuk bulan Februari, atau bahkan masuk tahun baru, mereka sudah bersiap untuk merayakan ulang tahun Sooyoung. Sooyoung adalah personil pertama Girls Generation yang berulang tahun, setiap tahunnya. Itu dapat dilihat berdasarkan urutan tanggal pada kalender. Sooyoung lahir di Gwangju, Gyeonggi, Korea Selatan, pada tanggal 10 Februari 1990. Ia adalah personil termuda ketiga di Girls Generation, dan yang tertua dari para personil yang lahir pada tahun 1990. Itu bisa ditebak, karena di Girls Generation hanya ada dua personil yang lahir tahun 1990, yaitu Sooyoung dan Yoona. Ayahnya bernama Choi Jungnam, seorang arsitek dan manager perusahaan kontraktor. Ia juga Presiden dari Korea Retinitis Pigmentosa Society, yang merupakan yayasan yang dibentuk untuk menolong orang2 yang mengalami masalah pada penglihatannya. Girls Generation ditunjuk sebagai duta organisasi ini pada 2012 yang lalu. Ibunya, Moon Sohee, adalah ibu rumah tangga, tapi ia juga mengajar kelas drama. Sooyoung memiliki seorang kakak, bernama Choi Soojin, dan ia adalah seorang aktris musikal. Bergabung dengan SM Entertainment lewat SM Open Audition pada tahun 2000, ia lalu mengikuti Korea-Japan Ultra Idol Duo Audition pada tahun 2002, di mana ia memenangi audisi itu, dan mengantarkannya untuk debut di Jepang. Di Jepang, ia tergabung dalam duo bernama Route 0, bersama Marina Takahashi. Duo ini sempat mengeluarkan tiga single sebelum kemudian bubar pada tahun 2003. Karena ia pernah debut di Jepang, tidak heran kalau Sooyoung fasih berbahasa Jepang, dan apabila Girls Generation tampil di Jepang, ia sering tampil sebagai juru bicara grup. Sooyoung lulus dari Jeongshin Women High School pada tahun 2009 dan kemudian melanjutkan kuliahnya di Chungang University, jurusan seni peran dan teater, bersama teman satu grupnya, Yuri. Di Girls Generation, Sooyoung adalah satu dari empat dancer yang ada dalam grup, selain Hyoyeon, Yuri, dan Yoona. Ia memiliki postur yang paling tinggi, sekaligus yang paling langsing. Padahal, ia adalah tukang makan. Ia punya julukan Shikshin, karena punya kebiasaan makan yang banyak. Ia bisa makan di atas tiga kali sehari, bahkan hingga lima kali sehari. Namun, justru ia adalah personil yang paling langsing. Ini bukan karena diet ketat seperti yang dituduhkan banyak orang, melainkan karena faktor genetiknya. Faktor genetiknya itu yang memungkinkan Sooyoung untuk bisa makan yang banyak dengan intensitas makan yang tinggi (di atas tiga kali sehari, seperti orang kebanyakan) namun tidak membuat badannya menjadi gemuk atau berat badannya bertambah. Yuri pernah mencoba kebiasaan makan besar Sooyoung ini, dan justru berat badannya naik lima kilogram. Ketika para personil Girls Generation sibuk dengan aktivitas pribadinya selama tahun 2012 lalu, Sooyoung sempat menganggur (alias tanpa aktivitas) untuk beberapa bulan. Belakangan, ia tampil dalam sebuah drama berjudul "The Third Hospital" sebagai Eu Jin, seorang pemain biola yang terlibat dalam kisah cinta para karakter utama yang ada dalam drama ini. Aktingnya mendapat banyak sambutan baik dari berbagai kalangan. Dalam sebuah adegan dalam drama ini, Sooyoung ditampilkan bersama dengan kakaknya, yang tampil sebagai cameo. Ia juga sempat tampil sebagai cameo untuk drama The Gentlemen's Dignity, di mana ia datang ke sebuah kafe di saat para karakter utama drama ini sedang membicarakan tentang personil Girls Generation favoritnya. Sekarang ini ia aktif sebagai host variety show SBS Midnight TV Entertainment, bersama Yoon Do Hyun. Dalam acara ini, berita2 mengenai selebritis Korea ditampilkan dan dibahas bersama dengan beberapa host lain. Girls Generation sering tampil dalam acara ini, dan sebagai salah satu personilnya, Sooyoung bertugas untuk mewawancarai mereka, sejak acara ini juga menampilkan wawancara dengan para selebritis Korea. Dalam bahasa Korea, Anda bisa mengenali acara ini sebagai Hanbam. Sebagai model, baru2 ini Sooyoung terpilih sebagai model untuk merek tas Double M. Sooyoung adalah seorang devout Christian, di mana salah satu kebiasaannya adalah menuliskan kata "God Bless You" dalam tandatangannya. Sooyoung juga dikenal sebagai penulis lagu. Lagu How Great Is Your Love di album The Boys adalah lagu pertama yang ia tulis, dan bisa saya katakan sebagai masterpiece-nya. Di album I Got A Boy, ia kembali lagi menjadi penulis lagu, ia menulis lagu Baby Maybe bersama Seohyun dan Yuri. Saat ia merayakan ulang tahunnya ke-23 hari ini, ia merayakannya di Jepang, bersama dengan keluarganya yang datang ke Jepang untuk melihat konser pertama 2nd Japan Arena Tour Girls Generation. Ini bukan sekali ini saja Sooyoung merayakan ulang tahunnya di luar Korea. Tahun lalu, malah ia merayakan ulang tahunnya ke-22 di tempat yang lebih jauh lagi. Ia merayakan ulang tahunnya saat itu di Perancis, tepatnya di Centre Culturel Coreen a Paris. Saat itu, Girls Generation tampil di Perancis dalam rangka Music Bank Live in Paris dan juga penampilan spesial di acara populer Le Grand Journal. Perayaan dilakukan setelah acara konferensi pers yang mereka lakukan di tempat itu.
Bersamaan dengan ulang tahun Sooyoung, Wonder Girls juga merayakan ulang tahunnya yang ke-6. Saat ini Wonder Girls sedang vakum, setelah salah satu personil mereka, Sunye, menikah. Para personilnya saat ini akan lebih banyak aktif dalam kegiatan mereka masing2. Bila saya harus memilih lagu Wonder Girls favorit saya, lagu2 itu adalah Nobody (pastinya), Be My Baby (itu juga), Nu Shoes, dan Like This. Saya sudah dengar keempat lagu itu, dan lagu2nya sangat enak. Mungkin itu yang ingin saya tuliskan dalam menyambut ulang tahun mereka. Yang pasti, selamat ulang tahun untuk Wonder Girls! Semoga makin sukses dan cepat kembali...
Selain ulang tahun Wonder Girls dan Sooyoung, hari ini juga merupakan Hari Raya Imlek. Orang Korea juga merayakan Imlek. Saya dapat itu dari Lee personil HITZ. Tapi di Indonesia ini, Tahun Baru Imlek dirayakan oleh warga Tionghoa yang ada di sini. Karena ulang tahun Sooyoung dan Tahun Baru Imlek jatuh pada hari yang sama, maka ucapan selamatnya saya gabung. Itu saya tuliskan di Twitter saya. Tapi kalau di blog ini, saya akan menuliskannya secara terpisah. Jadinya... Selamat Ulang Tahun Sooyoung! Semoga makin sukses dengan Girls Generation, semakin bersinar, semakin banyak makannya (ini kalau kata teman2 di Kaskus, saya dapatkan dari KaskuSone One-Stop Update), dan pastinya selalu diberkati Tuhan. God Bless You.
Untuk yang merayakan Tahun Baru Imlek, saya ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2564, semoga tahun ini terus dilimpahkan kesuksesan, kemakmuran, dan juga berkat. Gong Xi Fa Chai. Kebetulan saya baru dapat kartu ucapan Tahun Baru Imlek dari Liverpool, hasil desain salah satu fans Liverpool di Indonesia. Berikut adalah kartunya...
Kalau dilihat, dalam setiap perayaan Imlek, warna merah dan emas sangat dominan. Mengacu pada warna kostum Liverpool saat ini, warna2 itu sangat "Liverpool" banget. Hahahahahaha... oke, kalau begitu, saya pikir segini saja tulisan saya untuk kali ini, semoga bisa memberi informasi baru untuk kalian semua. Saya berharap hari ini bisa jadi hari yang menyenangkan untuk kalian semua, apalagi hari ini adalah hari Minggu. Semoga semuanya bisa bersenang-senang hari ini. Baiklah, sekarang saatnya saya untuk mengakhiri posting ini, sekian posting saya, dan Happy Enjoy!

Jumat, 08 Februari 2013

FORMULA 1 2013: MERCEDES DRIVER HELMETS

Untuk kali ini, saya mau menulis secara santai. Tulisan saya kali ini akan menjelaskan pada kalian seperti apa helm dari kedua pembalap tim Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton dan Nico Rosberg. Sebenarnya saya sudah pernah menulis soal ini, ketika saya menulis tentang mobil baru mereka, W04. Ketika itu, saya menuliskan salah satu persamaan antara Lewis Hamilton dan Nico Rosberg, yaitu sama2 memakai helm yang berwarna kuning. Intinya, helmnya berwarna kuning. Bedanya, helm Lewis Hamilton memiliki banyak paduan warna, sementara Nico Rosberg hanya punya satu paduan warna. Merek helm mereka juga berbeda. Lewis Hamilton memakai helm Arai, yang sudah ia pakai sejak masih membalap di McLaren. Nico Rosberg sendiri memakai helm Schuberth. Sekarang ini saya akan menjelaskan lebih detail mengenai kedua helm ini, dimulai dari helm Lewis Hamilton.
Sejak masa karting-nya, Lewis Hamilton selalu memakai helm berwarna kuning, yang terinspirasi dari helm Ayrton Senna, idolanya saat masih kecil. Sebenarnya, Hamilton memakai helm kuning agar ayahnya bisa tahu di mana posisi Lewis saat balapan. Sebagai paduan warnanya, Lewis memilih warna merah, biru, dan hijau dengan bentuk pita. Sebelum masuk Formula 1, Hamilton merasa bahwa desainnya terlalu jadul, sehingga ia memutuskan untuk mengubahnya. Saat masuk McLaren, lingkaran putih ditambahkan di bagian kepala helm atas dan posisi pitanya dimajukan untuk memberi tempat sponsor. Dari tahun 2007 hingga 2010, helm Lewis berwarna kuning, dengan pita berwarna hijau di bagian samping atas helm dan pita berwarna biru di bagian samping bawah helm. Secara visual, helm ini mirip dengan helm Ayrton Senna, namun bedanya pita itu tidak memanjang hingga ke sisi helm lainnya, melainkan dipotong di kedua sisinya. Bagian helm belakangnya polos. Pada bagian dekat kaca helm samping, terdapat pita berwarna merah diagonal yang melintang di antara dua pita tadi, membatasi bagian kaca helm. Warna kuning yang dipakai bukanlah kuning terang seperti layaknya helm Ayrton Senna, melainkan kuning pastel. Sejak musim 2011 hingga 2012, helmnya berubah. Helmnya tidak lagi memakai pola seperti helm Ayrton Senna. Pita hijau dan biru yang tadinya berbentuk horizontal diubah menjadi diagonal, mengikuti pita berwarna merah. Pada bagian belakang, terdapat sebuah strip warna merah dengan tulisan nama belakangnya. Tambahan lain, ada logo kartun Lewis Hamilton, di mana Lewis digambarkan memakai headset dan sedang memainkan alat DJ, sambil memperlihatkan jari telunjuknya, yang berarti keinginannya untuk menjadi nomor satu. Kebiasaan memainkan alat DJ ini sering dilakukan Hamilton dalam beberapa pesta akhir balapan. Logo kartun ini sudah ada sejak 2009. Pindah ke Mercedes, helmnya berubah menjadi lebih bergaya agresif. Helmnya masih memakai pola pita yang sama dengan sebelumnya, namun ukuran pitanya lebih besar dan lebih dominan. Bagian pita merahnya dipotong menjadi tiga bagian dan lebih menonjol dari pita lainnya. Posisi pita merahnya berada di atas pita hijau dan pita birunya, yang tetap dibuat diagonal. Posisi pitanya juga lebih miring dari sebelumnya, dengan ujung yang lebih panjang. Bagian depan bawah helm (dagu helm) terdapat pita berwarna biru dan pada bagian belakang bawah helm terdapat pita berwarna hijau. Strip merah yang ada pada bagian belakang juga dipertahankan, dengan tulisan nama Hamilton ditulis dengan huruf kecil bergaya gothic, tidak lagi dengan huruf kapital. Logo kartunnya tetap ada, diposisikan di atas tulisan namanya. Di bagian kepala atas helm, lingkaran putih untuk sponsor diganti dengan lingkaran berwarna hitam dengan bagian garis bawahnya memiliki sudut yang tajam, mengikuti pita helmnya. Helm ini didesain oleh JLF Designs, yang juga mendesain helm Paul Di Resta. Seperti inilah gambar dari helm baru Lewis Hamilton di tim Mercedes. Agresif.
Untuk helm Nico Rosberg, sebenarnya helmnya sejak awal tidak berwarna kuning. Helmnya beberapa kali mengalami perubahan. Aslinya, ketika debut di Formula 1 tahun 2006, helmnya berwarna biru dan kuning, dengan pola garis2 zig-zag tidak beraturan yang merupakan bayangan mobil yang sedang melaju kencang. Garis itu yang membatasi kedua warna tersebut. Pola yang sama juga berlaku untuk bagian kepala atas helm. Pada bagian bawah helm berwarna kuning dan terdapat tempat untuk menulis namanya. Pada bawahnya lagi, ada strip berwarna putih. Beberapa perubahan kemudian muncul, mulai dari munculnya strip putih di bagian bawah helm untuk menulis namanya, bagian kepala atas helm yang tidak lagi terdiri atas dua warna, berubah menjadi serba kuning, meskipun bayangan garis zig-zag-nya masih ada, dan lain sebagainya. Masuk ke tim Mercedes pada musim 2010, warna biru yang ada pada helm Nico Rosberg berubah menjadi abu-abu. Itu untuk menyesuaikan dengan warna mobil yang berwarna silver. Memasuki musim 2011, helmnya berubah warna menjadi serba kuning dengan paduan warna abu2 pada bagian bawahnya. Tulisan namanya berpindah tempat ke bagian bawah helm, dengan ukuran yang lebih besar. Bayangan garis zig-zag masih ada, dan kali ini muncul sebuah bidang berwarna abu2 pada bagian belakang helm. Musim 2012, muncul dua versi desain helmnya. Pada awalnya, ia memakai helm berwarna kuning dengan strip abu2 di bagian bawahnya, diselingi dengan tulisan namanya pada bagian rahang samping helm. Bagian belakang helm polos, dan bayangan garis zig-zag masih ada. Belakangan, pada balapan pertama, ia memakai helm yang berbeda, dengan desain yang hampir sama dengan musim sebelumnya, hanya saja kali ini pada bagian dagu helm terdapat bagian helm berwarna abu2. Musim ini, Nico Rosberg memakai helm berwarna kuning dengan paduan warna abu2. Di bagian bawah helm terdapat tempat untuk menulis namanya, dan pada bagian dagu terdapat bidang dengan warna yang sama. Di bagian belakang, bidang berwarna abu2 tetap ada, dengan tulisan bayangan berbentuk graffiti, "WM 2013", yang bisa berarti musim Kejuaraan Dunia Formula 1 2013, atau keinginannya untuk menjadi Juara Dunia Formula 1 2013. Helmnya dibuat oleh Schuberth. Seperti inilah gambar dari helm Nico Rosberg musim ini.
Seperti itulah gambar2nya. Sebagai fakta menarik, pada bagian depan helm, Hamilton dan Rosberg sama2 mempromosikan account Twitter mereka. Namun, karena perbedaan bentuk helm, keduanya menulis nama Twitter-nya pada tempat yang berbeda. Lewis Hamilton memasang nama account Twitter-nya, @lewishamilton, tepat di bawah kaca helmnya, sementara Nico Rosberg memasang nama account Twitter-nya, @nico_rosberg, pada bagian tengah bawah kaca helmnya. Saya kebetulan sudah follow kedua account Twitter ini. Mudah2an kalian bisa mengerti perbedaannya... kalau kalian merasa tidak jelas, kalian bisa lihat sendiri pada gambar yang ada di atas!
Baiklah, saya pikir segitu saja tulisan singkat saya untuk kali ini, semoga bisa memberi informasi baru untuk kalian semua, khususnya untuk kalian para penggemar Formula 1. Saya juga akan menulis tentang helm para pembalap Formula 1 musim ini, jika foto2 helmnya dirilis oleh tim yang bersangkutan. Kalau foto2 helmnya sudah ada, untuk pembalap2 lainnya, pastinya akan segera saya bahas di blog ini. Oke, kalau begitu, saya anggap cukup, sekarang saatnya saya untuk mengakhiri posting ini, sekian posting saya, dan Happy Enjoy!

EVERYTHING HAS CHANGED, DEAR...

Selama gw menulis artikel soal Formula 1 di sini, gw selalu merasa heran dengan banyaknya kata referensi pencarian "personil 7 Icons yang keluar" dan sejenisnya, yang mengarah ke blog gw. Sialnya, ada kesalahan besar di sini, karena pencarian itu mengarah pada posting yang saya buat pada tahun 2011, yang ketika itu menuliskan bahwa tidak ada personil 7 Icons yang keluar. Sementara, kalian mungkin sudah tahu bahwa kini 7 Icons sudah ditinggal satu personilnya. Vanila memutuskan untuk keluar dari 7 Icons, atas keputusannya sendiri, karena ia akan menikah, bulan Januari yang lalu. Saya memang tidak segera menulisnya, karena saat itu saya lebih banyak mengurus tulisan2 saya soal Girls Generation, dan belakangan ini juga, saya sudah tidak mengikuti berita2 soal 7 Icons lagi, jadinya ketika kemudian saya tahu Vanila keluar, saya kaget. Jujur saja saya kaget. Saya pikir 7 Icons akan tetap langgeng dengan formasinya saat ini untuk waktu yang lama. Bisa beberapa tahun ke depan atau sebagainya. Tapi setelah saya tahu bahwa ia keluar karena mau menikah, yah saya bisa menerimanya dan menghargainya. Urusan keluarga bakalan jadi salah satu problem dalam menjaga kekompakan sebuah grup. Sudah banyak kasus ini, di mana seorang personil keluar dari grupnya karena ia ingin siap2 untuk menikah. Kalau sudah urusannya seperti ini, Anda mau apa. Anda tidak bisa mencegah kebahagiaan seseorang. Menikah adalah saat yang paling membahagiakan dalam hidup manusia. Menjalani hidup baru bersama dengan orang yang Anda cintai dan bersedia mengikat janji setia dengannya adalah momen yang indah. Saya pernah menyaksikan pernikahan seseorang, Anda pasti juga demikian. Kalau Anda lihat, pasangan yang menikah itu sangat bahagia. Bukan hanya mereka saja, orangtuanya juga. Tamu yang hadir pun juga ikutan bahagia. Mereka merasa senang karena bisa berbagi kebahagiaan dengan semua orang yang mereka kenal, semua orang yang sayang sama mereka. Kebahagiaan memang untuk dibagi, dan setiap orang berhak menerimanya. Jadi, kembali lagi ke cerita Vanila, mungkin keputusannya untuk keluar dari 7 Icons membuat banyak orang sedih, tapi di balik itu, sebenarnya ia sedang membagi rasa bahagianya, karena ia keluar untuk menikah. Kalau sudah begini, mau bagaimana lagi ? Anda hanya bisa menerimanya, dan juga menghargainya, karena pada akhirnya, menikah dan memiliki keluarga yang bahagia adalah keinginan setiap orang. Pada akhirnya setiap orang akan menikah, jika ia telah menemukan pasangan hidupnya. Jadi untuk hal ini, Anda anggap saja sebagai sesuatu yang wajar, dan kalau bisa, kalian juga turut mendoakan agar Vanila dan suaminya bisa menjadi keluarga yang bahagia. Saya beberapa kali menuliskan hal seperti ini di Twitter, dan semua Iconia juga sudah bisa menerima keputusan ini, dan juga mendoakan pernikahan Vanila. Akhirnya, hanyalah kebahagiaan yang terasa, karena Vanila sekarang sudah menikah dan banyak orang yang bisa mengerti, menghargainya, dan mendoakannya. Ia keluar dari 7 Icons dengan bahagia.
Lalu berikutnya, setelah Vanila keluar, nasib 7 Icons bagaimana ? Mungkin kalian juga sudah tahu bahwa 7 Icons dan labelnya melakukan audisi untuk mencari pengganti Vanila. Mereka juga tetap tampil di beberapa acara musik meski hanya berenam. Mereka juga syuting sinetron. Kalian juga pasti tahu sinetronnya apa. Kalau pada belum tahu, judulnya Cinta 7 Susun. Syuting sinetron ini sudah dimulai sejak lama, sejak Vanila masih menjadi personil 7 Icons. Sekarang sinetron itu sudah berjalan di RCTI. Kalian bisa menyaksikannya setiap hari Senin-Jumat, jam 18:00 WIB. Saya juga sebenarnya ingin tahu soal sinetron ini, tapi masalahnya, jam segitu saya harus siap2 kuliah. Mengenai fakta lainnya, meskipun ia keluar dari 7 Icons, Vanila tetap memegang gelar Elegant Icon. Ibarat seorang pemain American Football yang pensiun, jika ia adalah seorang pemain yang terkenal semasa karirnya, maka nomor yang ia kenakan juga dipensiunkan, karena dianggap sudah "nempel" dengan pemain itu. Itulah sebabnya, saya sempat berpikir kalau Vanila bukan keluar, tapi pensiun, dan gelar Elegant Icon yang disandangnya selama menjadi personil 7 Icons juga dipensiunkan. Jika begini, maka personil 7 Icons yang baru akan memiliki gelar baru. Yah, itu hanya pikiran saya saja... Vanila juga sudah mengatakan bahwa ia akan tetap mendukung 7 Icons dari belakang. Ia juga memiliki keyakinan bahwa 7 Icons akan tetap sukses. Ia juga tetap menjadi saudara untuk semua personil 7 Icons yang lain. Kalian harus tahu bahwa Vanila adalah personil tertua di 7 Icons. Jadi ia sudah seperti kakak untuk personil yang lain. Kalau misalnya 7 Icons adalah girlband Korea, maka Vanila bisa ditunjuk jadi leader. Tapi kalian semua tahu bahwa 7 Icons tidak punya leader. Mereka menjalankan semuanya bertujuh. So, pada akhirnya, Anda tidak usah khawatir soal apa yang terjadi dengan Vanila dan 7 Icons sekarang. Semuanya sudah jelas. Vanila keluar dari 7 Icons tapi ia tetap menjadi bagian dari 7 Icons. Ia juga selamanya menjadi Elegant Icon. 7 Icons juga masih tetap eksis meski hanya berenam, masih tetap rame pula, dan sebentar lagi mereka akan mendapatkan anggota barunya, dan 7 Icons sekarang punya sinetron yang sangat asyik dan harus ditonton. Mudah2an saya juga bisa menonton sinetronnya 7 Icons itu, karena sebenarnya jamnya itu dekat2 jam gw mau kuliah... tapi karena sekarang ini saya sedang UAS dan setelah ini libur, mungkin saya akan mencoba untuk mencari waktu yang tepat untuk menontonnya. Saya penasaran seperti apa akting mereka lagi setelah Go Go Girls yang dulu sangat populer... dan saya juga ingin tahu seperti apa karakter mereka di sinetron ini, karena katanya sinetron ini juga ada unsur komedinya, jadi saya ingin tahu seperti apa serunya. Harusnya 7 Icons itu dibuatkan sebuah komedi situasi. Kan lumayan tuh, melihat aksi rame dan kocak mereka... di luar panggung saja mereka rame, gimana kalau dibuatkan komedi ? Pasti bakalan asyik dan seru. Satu hal lain yang juga ingin saya tuliskan adalah, dari semua hal yang sudah 7 Icons lakukan bersama Vanila, selama dua tahun tiga bulan mereka bersama, ada satu hal yang bikin saya senang. Mereka sudah pernah ke Korea! Ya, 7 Icons, dengan formasi lengkapnya, pernah pergi ke Korea untuk kunjungan wisata sekaligus tampil dalam sebuah konser. Mereka membawa rombongan yang sangat banyak, bahkan semua pacar personil 7 Icons dibawa, termasuk yang sekarang menjadi suaminya Vanila. Kalian juga pasti sudah tahu kalau beberapa personil 7 Icons sudah punya pacar. Vanila dan suaminya sudah pacaran selama dua tahun sebelum akhirnya menikah. Kunjungan ke Korea itu adalah kunjungan resmi. Ada yang mengundang, dari Korea langsung, dan mereka juga dapat kesempatan untuk tampil di sebuah festival musik K-Pop di Korea. Saat itu gw melihat banyak yang senang, banyak yang tidak suka, bahkan terkesan meragukan atau bagaimana, tapi harus saya katakan bahwa itu adalah sebuah pengalaman yang mengesankan untuk mereka. Saya sudah tahu 7 Icons akan mendapatkan kesempatan ini. Mereka tetap yang lebih baik dari yang lain. Itu yang saya percaya. Jadi, ketika kemudian saya tahu bahwa mereka dapat kesempatan ini dan berkunjung ke Korea, saya katakan, "I know you will get it", karena saya tahu bahwa seharusnya mereka mendapatkannya. Jadi, kalau bisa saya katakan, selama dua tahun tiga bulan mereka bersama, Angel, PJ, Linzy, Vanila, Natly, Gc, dan Mezty, mendapatkan banyak hal yang luar biasa, dan pengalaman yang berharga, sejak mereka membentuk 7 Icons, kemudian debut, lagunya populer, main sinetron, tampil di mana2, merilis mini album dan album, ulang tahun pertama, ulang tahun kedua, hingga akhirnya tampil di Korea. Jika ini dijabarkan lagi, banyak sekali hal yang sudah mereka rasakan. Susah-senangnya mereka rasakan bersama. Usaha mereka tidak pernah berhenti, mereka selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas mereka dalam berbagai hal. Perjuangannya nggak usah ditanya. Sebagai girlband generasi pertama di Indonesia, di mana ketika mereka debut, jumlah grup seperti ini masih minim, ditambah lagi dengan reaksi publik mengenai boyband dan girlband Indonesia pada saat itu, perjuangan mereka sangat keras untuk bisa mendapatkan simpati publik. Di saat kehadiran mereka saat itu masih dipandang begini-begitu oleh orang lain, mereka memperlihatkan usaha mereka. Perlahan tapi pasti, mereka mendapatkan semuanya. Kualitasnya makin membaik. Mereka tampil di mana2. Dari Sumatera sampai Papua mereka sudah pernah kunjungi. Saya pernah memberi mereka julukan "Penjelajah Nusantara" karena penampilan off-air mereka sudah pernah menjangkau daerah Papua. Fans mereka juga banyak, dan hingga hari ini, masih banyak yang setia mendukung mereka. Lagu2 mereka juga bagus, dan sudah banyak lagu yang mereka bawakan. Kebetulan saya juga sudah punya album mereka dan album mereka bagus. Banyak hal yang mereka rasakan, selama mereka bersama dalam satu grup, dan saya melihat mereka makin kompak. Sebenarnya sejak awal mereka sangat kompak. Semuanya seru, semuanya berkesan, dan tentu saja semua yang sudah mereka lalui bersama itu adalah sebuah pengalaman, pelajaran, dan kenangan yang berharga. Saya berharap untuk ke depannya 7 Icons bisa tetap sukses dan tetap kompak, apalagi nanti ada personil baru. Semoga saja personil barunya juga tidak kalah menarik dibandingkan yang lain, sehingga ciri 7 Icons, di mana setiap personilnya sama2 menarik, menonjol, dan punya karakter masing2 tetap terjaga. Kita akan tahu siapa personil baru 7 Icons itu di waktu2 yang akan datang.
Saya sebenarnya punya satu cerita di sini. Ini bukan bermaksud menyamakan atau bagaimana, tapi secara jujur saya katakan bahwa sebenarnya ada kesamaan dari dua kisah yang ingin saya ceritakan ini. Dikatakan di awal kalau kasus seperti Vanila juga pernah terjadi pada personil grup yang lain, di mana personil grup itu keluar untuk menikah. Kalau saya tidak salah, dan mudah2an ini benar, Vanila menjadi personil girlband Indonesia pertama yang keluar dari grupnya untuk menikah. Ini karena setahu saya beberapa kasus personil girlband yang keluar di Indonesia lebih banyak terjadi karena persoalan dalam grup, entah dikeluarkan atau mengundurkan diri karena suatu alasan. Yang pasti bukan karena menikah. Saya ingin bercerita bahwa di Korea, hal yang serupa juga terjadi. Saya bercerita tentang Sunye Wonder Girls. Ia menikah di Lotte Hotel, di Jung-gu, Seoul, pada tanggal 26 Januari 2013. Ia menikah dengan tunangannya yang memiliki keturunan Korea-Kanada, James Park. Konfirmasi mengenai pernikahannya diumumkan pada tanggal 26 November 2012. Pernikahannya dihadiri oleh banyak artis K-Pop ternama, salah satunya adalah Girls Generation, yang ketika itu diwakili oleh Tiffany, Sooyoung, Yoona, dan Seohyun. Dari beberapa fakta yang saya tahu, saya justru menemukan beberapa persamaan antara pernikahan Sunye dan Vanila, selain juga beberapa perbedaannya. Persamaannya adalah, Sunye dan Vanila sama2 berstatus anggota girlband aktif di grupnya masing2 ketika menikah, sama2 menikah pada akhir bulan Januari, dengan tanggal yang berbeda, Sunye tanggal 26 Januari sementara Vanila tanggal 30 Januari. Pernikahan keduanya juga sama2 dihadiri oleh anggota girlband lain, kalau pernikahan Sunye dihadiri oleh Girls Generation, meskipun hanya perwakilan, dan beberapa grup lain, pernikahan Vanila dihadiri oleh Cherrybelle. Mereka terima undangannya dan mereka hadir. Keduanya juga sama2 ikut dengan suami mereka setelah menikah. Sunye pergi ke Kanada setelah ia menikah, sementara Vanila tinggal di Samarinda. Bahkan pernikahannya juga dilakukan di Samarinda. Acara resepsi pernikahan keduanya juga digelar besar2an, dengan tamu yang banyak, dan diliput oleh pers. Terakhir, yang terpenting, Sunye dan Vanila sama2 keluar dari grupnya masing2 untuk menikah. Pihak JYP Entertainment sebagai label Wonder Girls menyatakan bahwa Sunye akan menghentikan semua kegiatan promosinya bersama grupnya untuk menikah. Vanila juga mengatakan bahwa ia tidak bisa mengikuti lagi segala kegiatan bersama 7 Icons karena ia akan menikah. Ia tidak bisa melakukan kegiatan rumah tangganya dan kegiatan dengan 7 Icons yang sangat padat, sehingga ia harus membuat pilihan. Satu lagi yang lain, dengan pernikahannya, Sunye dan Vanila menjadi personil girlband aktif pertama yang menikah di negaranya masing2. Sunye menjadi personil K-Pop idol group aktif pertama yang menikah, sementara Vanila menjadi personil girlband aktif Indonesia pertama yang menikah. Sekali lagi saya tidak tahu apakah ini benar atau tidak. Kalau di sini, mungkin cerita itu akan menjadi sebuah fakta saja. Sebenarnya saya tidak tahu pasti mengenai faktanya Vanila ini benar atau tidak, tapi jika melihat kasus2 girlband lain yang pernah merasakan personilnya keluar, kebanyakan masalah yang menjadi penyebabnya antara lain solo karir, melanjutkan studi, atau dikeluarkan. Belum pernah ada personil girlband lain yang keluar dengan alasan untuk menikah sebelumnya, apalagi kebanyakan personil girlband di Indonesia masih sangat muda, jadi saya bisa mengatakan, sekali lagi mudah2an benar, Vanila 7 Icons adalah personil girlband aktif Indonesia pertama yang menikah. Mengenai perbedaannya, mungkin terletak pada aktivitas grupnya setelah ditinggal keluar personilnya. 7 Icons masih melanjutkan penampilan dan aktivitasnya, mereka tampil di beberapa acara dan juga syuting sinetron, sementara Wonder Girls vakum. Semua personilnya akan fokus pada kegiatannya masing2, seperti akting, solo karir, tampil di acara tertentu, dan lain2, kemungkinan sambil menunggu trainee baru yang akan menjadi anggota baru menggantikan Sunye. Saya berani yakin, saya telah menulis sebuah cerita yang menghebohkan di sini... tapi saya punya sumbernya.
Belakangan ini girlband Indonesia tidak lagi sama. Banyak girlband yang saya tahu, bahkan saya sempat tulis di blog ini, yang saya suka, sudah ganti personil. Dulu Cherrybelle ganti personil. Setelah Wenda dan Devi di-release, mereka berdua digantikan oleh Steffy dan Kezia lewat sebuah audisi. Lalu Princess menyusul. Alika keluar untuk fokus solo karir dan juga karena kesibukannya. Ia digantikan oleh Patricia Devina Dextra a.k.a PattDevDex, berdasarkan nama Twitter-nya. Nanti saya akan cerita sedikit mengenainya. Lalu 7 Icons, yang saya pikir personilnya bakalan langgeng cukup lama. Vanila keluar untuk menikah. Belum lagi girlband yang lain yang juga dikabarkan ada personilnya yang keluar. Tapi dari semuanya, mungkin keluarnya Vanila yang paling bisa saya terima, dan saya hargai. Mungkin dulu kalian semua masih ingat betapa kagetnya saya saat Wenda dan Devi di-release Cherrybelle. Saya bahkan membuat sebuah posting yang sangat panjang mengenai hal itu. Saya sudah lupa lagi isi postingnya seperti apa, itu karena saya tidak pernah melihat posting itu lagi setelah posting itu tergeser oleh posting2 baru saya. Apalagi posting itu sudah sangat lama. Sejak tahun lalu. Saya bahkan sudah tidak mau lagi mengungkit masalah itu, karena sekarang Cherrybelle sudah tampil dengan personil barunya dalam waktu yang lama. Anggap saja, nggak mau cari masalah lagi deh... takutnya ada yang marah dan saya jadi nggak enak. Kenapa saya bilang kalau keluarnya Vanila yang paling saya terima dan saya hargai ? Bukannya bias lho. Sebenarnya ya juga sih, tapi ada alasan lain di balik itu, kembali ke paragraf atas. Esensi pernikahan itu seperti apa, saya tahu. Terus gimana rasanya orang yang menikah. Pastinya bahagia. Saya juga tahu. Tapi yang terpenting dari itu adalah, semua itu adalah keputusan dan pilihan Vanila sendiri. Seperti yang saya katakan, Anda tidak bisa mencegah kebahagiaan seseorang. Yoona dari Girls Generation pernah bilang, "Kebahagiaan akan berlipat ganda jika kamu membaginya, dan kesedihan tidak akan terasa jika kamu menceritakannya", jadi saya berpikir bahwa kebahagiaan Vanila saat ini sudah sangat berlipat-lipat. Karena ia membaginya dengan semua orang, dengan mengumumkan bahwa ia akan menikah. Tapi di sisi lain, ia juga merasa sedih karena harus keluar dari 7 Icons, meninggalkan semua sahabatnya, yang sudah menemaninya selama dua tahun lebih. Namun ia tidak merasakannya, karena pada saat yang sama, ia menceritakan pada semua orang, termasuk pada 7 Icons, bahwa inilah keputusan yang harus ia ambil. Hidup penuh dengan pilihan, dan setiap pilihan yang diambil oleh seseorang, akan mengorbankan pilihan lainnya, dan juga jalan yang terbentang di baliknya. Dan inilah yang dipilih oleh Vanila. Ia mengorbankan karirnya bersama 7 Icons dan menjalani hidup yang baru dengan sang suami. Nama suaminya Hadi Kurniawan, untuk kalian yang belum tahu. Dalam resepsi pernikahannya, Vanila menjadi Cinderella dan Hadi menjadi pangerannya, berdasarkan yang tertulis dalam artikel di koran lokal. Kembali ke ungkapan di atas, di mana Anda tidak bisa mencegah kebahagiaan seseorang, terutama jika orang itu akan menikah, maka tidak ada hal lain yang bisa dilakukan selain menerima dan menghargai apa yang sudah menjadi keputusannya, dan mendoakan agar keluarga Vanila menjadi keluarga yang bahagia serta diberkati Tuhan. Nanti Anda akan tahu sendiri jika Anda menikah. Anda pasti akan mengalami sesuatu yang kurang lebih hampir sama. Kira2 seperti itulah.
 Formasi baru Princess, Patricia ada di posisi paling kanan.
Ceritaku sudah cukup panjang. Saya sudah lama tidak menulis cerita pribadi seperti ini. Saya memutuskan untuk menghentikan kebiasaan ini karena saya khawatir tulisan saya akan menimbulkan masalah, karena saya punya cara penulisan yang sedikit detail dan bawel. Anda bisa lihat sendiri di atas. Untuk membuat semuanya menjadi rileks, bagaimana kalau kita tulis sesuatu yang ringan saja. Di paragraf sebelumnya, saya menulis bahwa saya akan profilkan Patricia, personil baru Princess. Mumpung tangan saya lagi gatel untuk menulis profil seseorang, karena saya banyak sekali menulis profil pembalap Formula 1, maka saya putuskan untuk ikut memasukkan Patricia sebagai bagian dari serial profil saya. Nama asli Princess Patricia (saya memiliki kebiasaan untuk menulis personil Princess sebagai [Princess (nama personil)], seperti contoh Princess Elma, Princess Danita, Princess Rachel, dan Princess Ana) adalah Patricia Devina Dextra. Ketika saya browsing pertama kali ke Facebook-nya Princess, untuk mencari tahu siapa itu Patricia, saya menemukan sebuah foto, dan di komentarnya tertulis kalau nama aslinya adalah Patricia Devina Dexter. Namun belakangan setelah saya cari tahu lagi, kali ini lewat Twitter, akhirnya diketahui kalau nama belakangnya adalah Dextra, bukan Dexter. Ia adalah personil baru Princess, sekaligus personil termuda di Princess. Ia lahir di Surabaya, tanggal 9 Februari 1996. Saya mau kasih tahu kalau dua hari lagi, atau besok, ia akan merayakan ulang tahunnya ke-17, alias Sweet Seventeen. Ia sudah membuat sebuah kontes untuk mendesain kartu ucapan untuknya. Akan ada lima pemenang yang akan mendapatkan sebuah photobook yang berisi foto2 Patricia bersama dengan Princess. Kalau dari depan, buku itu terlihat seperti Official Game Program Super Bowl. Maaf, saya masih kena demam Super Bowl... jadinya saya menulisnya seperti itu. Ditambah lagi dengan, ketika saya melihat foto buku itu, saat itu Super Bowl XLVII sedang berlangsung! Jadinya keingat kalau buku hadiah itu seperti Official Game Program Super Bowl! Kalau begini, berarti namanya bukan Official Game Program. Tapi Official Birthday Program. Buku itu berjudul "The Enchanting Sweet 17th Party". Tapi buku ini hadiah, lho. Siapapun yang memenangkannya, bisa memasang fotonya di buku itu, karena itu adalah photobook. Caranya... sebenarnya ini tinggal besok lho. Tapi bolehlah. Kalian edit foto Patricia, lalu masukin ke Twitter, mention @pattdevdex (account Twitter-nya), disertai dengan hashtag #pattdevdex17thbirthday. Karena di Twitter sekarang bisa kirim foto sekalian nge-tweet, berarti kalian bisa langsung mention dan tulis hashtagnya sekaligus. Dia akan melihatnya untukmu, sekaligus menilainya. Lima pemenang yang terpilih akan mendapat buku itu. Simpel, kan ? Kembali ke profil. Berdasarkan nama Twitter-nya, saya bisa memberinya nickname PattDevDex. Soal mengapa T-nya ada dua, itu adalah nama singkatnya. Sebelum menjadi personil Princess, Patricia adalah model. Dia pernah memenangi Deteksi Red-A Model Competition 2011 di Surabaya, dan menjadi finalis Gadis Sampul 2012. Tinggi badannya 168cm dan beratnya 48kg. Ia juga jago main piano. Di Surabaya, ia bersekolah di SMA St. Louis 1 Surabaya. Kalau kamu di Surabaya, dengar ada istilah "anak Sinlui", itu berarti Anda ketemu dengan siswa atau siswi SMA St. Louis 1. Itu istilah populer anak sekolah Surabaya tuh... semua anak sekolah di Surabaya tahu. Ketika ia sekolah di sana, setiap Minggu ia dan teman-temannya banyak terlibat dalam kegiatan sosial, dengan mengajarkan beberapa mata pelajaran untuk anak2 kurang mampu. Nama fandom-nya Pattrician. Pattrician diambil dari bahasa Latin, Patrician, yang berarti bangsawan. Huruf T-nya dua, itu dari nama singkat Patricia, Patt. Sama dengan personil Princess yang lain, ia juga suka yang berbau Korea juga. Masih ingat kan, Princess selalu hadir saat konser2 K-Pop tahun lalu, mulai dari SS4, SMTOWN, hingga konser Big Bang ? Sudah jelas para personil Princess suka Korea. Termasuk juga Patricia. Dulu Alika juga sama, malah koleksi K-Pop-nya banyak banget. Hal lain yang saya tahu dari Patricia adalah, ia sudah punya pacar, dan ada satu hal yang unik. Ia dan pacarnya saling bertukar kaus sepakbola. Pacarnya memakai kaus Arsenal terbaru (yang ada strip birunya itu lho...) dengan nama Patricia dan nomor 16. Sementara Patricia memakai kaus Barcelona terbaru (yang warnanya pakai gradasi) dengan nama pacarnya, juga dengan nomor 16. Pacarnya suka main tenis dan penggemar Roger Federer (pilihan yang tepat, nak...), bahkan inisial namanya tertulis di belakang nama Twitter-nya. Bergabung dengan Princess pada tanggal 12 Oktober 2012, dan King Kevin (istilah saya untuk menyebut Kevin Aprilio, sejak nama labelnya adalah Aprilio Kingdom) pernah menulis pada bulan Juli 2012 bahwa Patricia cocok untuk masuk dalam girlband, bahkan ia juga melampirkan fotonya. Jadi keduanya sudah pernah bertemu sebelumnya, jauh sebelum Patricia masuk Princess. Karena Princess saat itu sudah mengeluarkan beberapa lagu dan punya beberapa koreografi yang berbeda, Patricia harus mengejar semuanya dalam waktu cepat. Namun, proses training dan adaptasinya berjalan baik, sehingga hubungan dengan personil yang lain bisa didapatkan. Menurut personil yang lain, Patricia adalah orang yang mau belajar. Mereka jadi merasa enak, dan seiring berjalannya waktu, proses belajarnya makin baik. Sebelumnya, Patricia sudah dipersiapkan lebih dulu selama 2-3 bulan, dan ia sudah latihan cukup lama. Hasilnya, ia sekarang menyatu dengan penampilan Princess secara keseluruhan. Saya kebetulan sudah follow Twitter-nya, tadi di atas, @pattdevdex, dan ada satu menarik, di mana sebelum ia memakai account Twitter-nya sekarang, ia sudah memiliki account Twitter dengan nama @smilingpatt. Ketika ia diumumkan sebagai personil Princess yang baru, ia masih memakai account tersebut. Baru belakangan, ia memakai account Twitter-nya saat ini, dan menggunakannya sebagai Twitter resminya. Saya juga sudah lihat fotonya, wajahnya, tapi baru lihat penampilannya di saat Princess tampil di Opera Van Java kemarin. Waktu itu episodenya "Suster Ngesot Diaries". Ia tampil di sketsa awal, dan menjadi bahan candaan Andre dan Sule yang mengira Patricia adalah hantu yang tinggal di rumah sakit tempat Andre dan Sule bekerja. Sketsa yang menampilkan Patricia ini adalah sketsa pembuka, sebelum masuk ke dalam ceritanya, yang bercerita tentang kisah hidup Suster Ngesot, yang diceritakan lewat obrolan Dalang Parto dengan Suster Ngesot itu. Yang unik adalah, pada cerita awalnya, sang Suster diperankan oleh Princess Rachel. Belakangan, setelah menjadi Suster Ngesot, pemerannya berubah jadi Nunung! Jujur saja, saya nggak habis ketawa menontonnya. Cerita itu kacau dari awal sampai akhir. Saya puas menontonnya. Oh, ya. Kalau kalian punya Instagram, kan sekarang lagi jamannya tuh, foto2 dan upload dengan Instagram, kalian bisa follow Instagram-nya @pattdevdex, sama dengan nama Twitter-nya. Well, sepertinya cerita saya tentang Patricia cukup sampai di sini saja...
At the end, saya menyadari bahwa semuanya sudah berubah, seiring dengan berjalannya waktu. Apa yang kita lihat pada suatu waktu, tidak akan sama lagi pada waktu berikutnya. Akan selalu ada perubahan yang terjadi pada suatu waktu tertentu, yang terkadang tidak kita tahu. Terkadang kita terlalu peduli pada suatu hal, sampai kita melupakan hal lain. Kita tidak menyadari suatu hal atau kita meninggalkan suatu hal karena kita sibuk memikirkan hal lain. Ketika kemudian kita menyadarinya, ternyata semuanya sudah berubah, tanpa kita tahu kapan dan mengapa. Ada sebuah keputusan yang melatarbelakangi perubahan akan suatu hal. Apa yang terjadi pada girlband2 yang ada di atas, dan yang lain, semuanya tidak lepas dari suatu keputusan. Keputusan untuk keluar, keputusan untuk mencari penggantinya, keputusan untuk ini, untuk itu, dan lain sebagainya. Pada akhirnya, ada satu hal yang menjadi pelajaran, bahwa selagi masih ada, sebaiknya Anda menikmatinya. Siapa tahu sesuatu yang kita nikmati itu kemudian tiba2 menghilang tanpa kita tahu mengapa dan kapan. Jangan sampai penyesalan muncul karena Anda tidak menikmatinya. Jadi, selagi sempat, nikmati apa yang ada. Karena kita tidak akan pernah tahu sampai kapan Anda bisa menikmatinya. Terkadang, suatu hal tidak untuk dinikmati selamanya. Salah satu di antara hal itu atau kita akan menghilang. Itu pasti akan terjadi, tapi kita tidak tahu kapan. Itulah sebabnya, ketika kau masih punya waktu untuk menikmati sesuatu, nikmatilah. Terkadang perubahan yang terjadi akan membuat hal yang kau nikmati itu tidak lagi sama. Maka, sebelum terjadi sebuah keputusan yang dapat mengubah sesuatu yang kau nikmati itu, nikmatilah. Karena setiap hal yang akan berubah pasti akan meninggalkan sebuah kenangan, kenangan di mana kau masih menikmati saat2 itu, saat2 di mana hal itu belum berubah. Bila kau menikmatinya, maka setelah semua itu berubah, kau bisa mengambil kenangan yang tersisa dari hal itu, dan kenangan itu yang akan kau simpan dalam hidupmu selamanya. Well, semoga kalian semua mengerti apa maksudnya dari tulisan saya ini...
Bersamaan dengan posting ini, saya akan melampirkan tiga buah barang penting yang saya temukan selama Super Bowl XLVII berlangsung. Tiga buah barang penting itu adalah Logo Super Bowl XLVII, Cover dari Official Game Program Super Bowl XLVII, dan foto tim pemenang Super Bowl XLVII, Baltimore Ravens. Saya sudah membuat sebuah arsip Super Bowl di sini, yang isinya menyimpan semua hal yang berhubungan dengan sejarah Super Bowl sejak Super Bowl I hingga Super Bowl XLVII. Arsip itu menyimpan tiga barang penting seperti yang disebutkan di atas, yaitu Logo, Program Cover, dan Team Photo dari pemenang Super Bowl musim itu. Langsung saja, akan saya lampirkan tiga barang penting tersebut.
Logo Super Bowl XLVII
Official Game Program Super Bowl XLVII
Super Bowl XLVII Champions, Baltimore Ravens
Seperti itulah foto2nya. Mungkin Anda bertanya mengenai posting apa yang saya tulis pada tahun 2011 itu, yang menjadi referensi pencarian yang salah di blog saya. Oke, jadi ceritanya begini. Saat itu, Angel 7 Icons tidak ikut tampil bersama 7 Icons dalam beberapa acara pada bulan Desember 2011, karena mengalami sakit. Ketika itu di blog ini ada beberapa referensi pencarian yang intinya mengatakan menanyakan mengapa 7 Icons tampil hanya berenam saat itu, tanpa Angel. Saat itu juga ada yang berpikiran bahwa ada personil 7 Icons keluar pada saat itu, sehingga mereka tampil berenam. Untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi saat itu, maka pada tanggal 17 Desember 2011 saya membuat posting yang isinya mengatakan bahwa tidak ada personil 7 Icons yang keluar pada saat itu, dan Angel sedang sakit, ditambah lagi dengan beberapa info lain. Karena saya tidak langsung menulis di blog soal keluarnya Vanila karena ia akan menikah, akhirnya referensi pencarian itu justru mengarah pada posting itu, yang sebenarnya sudah lama tidak dilihat lagi sejak itu. Untuk mencegah lebih banyak lagi referensi pencarian yang salah, sekaligus memberitahukan apa cerita yang sebenarnya, saya membuat posting ini. Kondisi sekarang dan dulu berbeda. Sekarang ini kondisinya kalian semua sudah tahu. Seharusnya semua ini tidak menjadi masalah untuk kalian, karena berita ini sudah dikabarkan secara luas. Harusnya kalian sudah tahu soal itu. Tapi jika kalian tidak mengerti dan masih merasa penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi, posting ini sudah saya siapkan untuk kalian baca.
Baiklah, saya pikir segini saja tulisan saya untuk kali ini, semoga bisa memberi informasi baru untuk kalian semua. Sudah lama saya tidak menulis tulisan seperti ini lagi, seperti yang tadi saya bilang, saya sudah tidak mau lagi menulis seperti ini lagi. Saya fokus untuk menulis segala sesuatu yang berhubungan dengan hal2 yang saya sukai, dan tidak lagi menulis pandangan pribadi atau pendapat pribadi di sini, karena khawatir dapat menimbulkan sebuah masalah. Mungkin ini akan jadi tulisan terakhir saya untuk hal2 semacam ini. Setelah ini saya akan kembali menulis seperti biasanya, dengan topik2 yang selama ini saya biasa tulis. Saya harap Anda semua bisa mengerti semua penjelasan saya yang ada di sini, dan mudah2an kalian tidak berpikiran aneh mengenainya. Saya hanya menulis sepengetahuan saya saja, dan jika ada hal2 yang menyinggung di sini, akan segera saya perbaiki di kemudian hari. Oke, kalau begitu, saya anggap cukup, kurang-lebihnya mohon maaf, dan apabila dalam tulisan ini ada hal2 yang menyinggung dan Anda merasa tersinggung, saya minta maaf. Sekarang saatnya saya untuk mengakhiri posting ini, sekian posting saya, dan Happy Enjoy!

Kamis, 07 Februari 2013

FORMULA 1 2013: MARUSSIA MR02

Marussia F1 Team menjadi tim terakhir (sejauh ini) yang meluncurkan mobil barunya untuk Formula 1 musim 2013 ini. Mereka meluncurkan mobil barunya, MR02, pada sore hari setelah tes pramusim Formula 1 hari pertama berakhir, tanggal 5 Februari 2013 kemarin. Tim ini menjadi yang terakhir dari rangkaian peluncuran mobil Formula 1 yang sudah kita lihat sejak tanggal 28 Januari 2013 hingga 5 Februari 2013, di mana 10 tim Formula 1 telah meluncurkan mobilnya. Sebenarnya masih ada satu tim lagi yang belum meluncurkan mobil barunya, yaitu Williams F1 Team. Tapi mereka sudah memasang tanggal peluncuran mobilnya, pada tanggal 19 Februari 2013, di Circuit de Catalunya, Barcelona, Spanyol. Dengan meluncurkan mobilnya lebih awal, Marussia dianggap sudah membuat sebuah kemajuan, di mana pada musim lalu, tim ini menjadi tim terakhir yang meluncurkan mobilnya, setelah bermasalah dengan tes tabrak wajib FIA. Karena mereka menjadi tim terakhir yang meluncurkan mobilnya saat itu, mobil mereka sama sekali tidak mengikuti tes pramusim, karena mobil baru mereka saat itu masih dalam keadaan belum siap. Mobil MR02 adalah mobil keempat dari tim ini sejak mereka masuk Formula 1 sebagai Virgin Racing, dan masih mencari finish poin mereka yang pertama. Selama tiga musim terakhir, mereka selalu ada di papan bawah klasemen konstruktor. Menurut pihak tim, mobil ini adalah mobil pertama mereka yang didesain dengan menggunakan wind tunnel, selain juga memakai CFD (Computational Fluid Dynamics, desain mobil lewat komputer). Mobil ini juga adalah mobil pertama mereka yang memakai KERS (Kinetic Energy Recovery System). Selama ini, tim Marussia belum pernah memakai KERS dalam mobilnya, bahkan sejak masih bernama Virgin. Ini juga merupakan salah satu faktor rendahnya prestasi mereka di Formula 1, karena mereka sulit bersaing dengan mobil2 lain yang dilengkapi dengan KERS, tidak usah jauh2, pesaing mereka di papan bawah, Caterham, sudah memakai KERS sejak awal. Dengan begitu, mereka bisa dominan dan mampu bersaing dengan tim lain, karena mereka memiliki "senjata" yang sama. Karena Marussia tidak memilikinya, mereka tidak bisa apa2 saat melawan mobil lain yang memiliki KERS. Selain itu, secara teknis mobil mereka masih memiliki banyak kekurangan. Itu yang membuat mereka sulit bersaing. Tim ini juga mengadopsi exhaust coanda effect yang menjadi pilihan banyak tim musim lalu. Mobil MR02 memiliki moncong yang cukup landai, dengan tonjolan kecil di bagian suspensi. Mobil Marussia selama ini juga selalu memakai moncong landai dan rendah. Musim lalu, Marussia memakai moncong landai pada mobilnya, di saat kebanyakan tim memakai moncong berundak. Mobil ini juga memiliki livery baru, dengan pola seperti ujung tombak jika dilihat di samping. Warna mobil tetap sama, merah, putih, dan hitam. Warna bagian atas mobil, dari tutup mesin dan chassis atas, berwarna merah, moncong depan berwarna putih dan merah, sementara warna bagian bawah mobil, baik dari samping atau depan, berwarna dominan hitam dan pinggiran putih. Sayap belakang berwarna hitam, dengan endplate-nya berwarna hitam dan merah. Di beberapa bagian mobil terlihat polos, karena tidak banyak sponsor yang ada dalam tim ini. Kebanyakan sponsor ada pada bagian moncong dan sayap depan. Pada bagian tutup mesin terdapat logo tim, dan pada sayap belakang terdapat tulisan Marussia. Pada ujung moncong mobil, terdapat logo bendera Inggris dan Rusia yang digabung dengan gradasi. Ini melambangkan kepemilikan dari tim Marussia, di mana tim teknisnya berasal dari Inggris, Manor Grand Prix, dan pemiliknya berasal dari Rusia, Marussia Motors. Untuk musim ini, Marussia F1 Team akan tampil dengan dua pembalap baru, yaitu Luiz Razia dari Brazil dan Max Chilton dari Inggris. Sebelum mobil ini diluncurkan, Timo Glock masih ada dalam tim, membuat susunan pembalap terdiri atas Timo Glock dan Max Chilton. Namun belakangan Timo Glock mundur dari tim dan pindah ke balap mobil touring Jerman DTM. Itu membuat siapa yang menjadi pembalap utama tim sekaligus rekan satu tim Max Chilton tidak jelas. Beberapa hari menjelang peluncuran, muncul klaim dari Luiz Razia melalui website pribadinya bahwa ia akan membalap di Marussia. Klaim itu kemudian terbukti sehari setelah peluncuran, di mana Luiz Razia resmi diumumkan sebagai pembalap baru tim Marussia dan langsung ikut tes pramusim pertama hari kedua di Sirkuit Jerez, setelah sebelumnya Max Chilton mengetes mobil ini seharian penuh. Berikut ini akan diperlihatkan seperti apa mobil baru dari Marussia F1 Team. Langsung saja, ini dia...
Mobil Marussia MR02 memiliki peluncuran yang unik. Diluncurkan pada sore menjelang malam setelah hari pertama tes pramusim Formula 1 berakhir, mobil ini dites terlebih dulu oleh Max Chilton sebelum diluncurkan secara resmi dengan cara dipamerkan di grid Sirkuit Jerez. Foto2 berikut memperlihatkan seperti apa aksi perdana dari mobil Marussia MR02 ini, saat tes berlangsung.
Seperti itulah foto2nya, sekarang saya akan masuk ke pembalapnya. Musim ini Marussia F1 Team memakai dua pembalap pendatang baru, yaitu Luis Razia dan Max Chilton. Max Chilton masuk lebih dulu ke dalam tim ini, sementara Luis Razia menyusul bergabung setelah mobil ini diluncurkan. Tentu saja Anda para fans Formula 1 Indonesia kenal siapa Max Chilton. Ya, Max Chilton adalah rekan satu tim Rio Haryanto di tim Marussia Carlin GP2 Team. Tapi dulu saya tidak sempat mengenalkan siapa Max Chilton pada Anda. Kini, seiring dengan masuknya ia ke Formula 1, saya bisa memprofilkannya. Lahir di Reigate, Surrey, tanggal 21 April 1991, ia berasal dari keluarga penggemar balap. Ayahnya, Grahame Chilton, adalah salah satu pemilik Carlin Motorsport. Ia juga pemimpin firma asuransi Aon Benfield dan wakil pemimpin di Aon Corporation. Ia memiliki kakak pembalap touring Tom Chilton. Pengalaman balapannya sebelum Formula 1 antara lain di T-Cars Championship (2005-2006), T-Cars Autumn Trophy (2005), Star Mazda Championship (2007), Le Mans Series (2007), Formula 3 Inggris (2007-2009), Formula Renault 3.5 Series (2009), GP2 Asia Series (2009-2011), dan GP2 Series (2010-2012). Prestasi terbaiknya di Formula 3 Inggris adalah posisi ke-4 musim 2009. Di GP2 Series sendiri, ia sudah berkarir sejak 2010. Saat itu ia membalap di tim Ocean Racing Technology dan finish di peringkat ke-25 klasemen akhir, dengan prestasi terbaik finish ke-5. Musim berikutnya ia pindah ke Carlin Motorsport, dan finish di peringkat ke-20 klasemen akhir. Pada tahun 2012, tim Carlin GP2 berubah menjadi Marussia Carlin GP2 Team. Ia tetap berada di tim itu sebagai pembalap utama, dengan Rio Haryanto, yang datang dari tim Marussia Manor GP3 Team, sebagai rekan satu timnya. Pada musim ini, ia berhasil meraih posisi keempat klasemen akhir, di bawah Davide Valsecchi, Luis Razia, dan Esteban Gutierrez. Rekornya 2 kali menang, 2 kali pole position, dan 4 podium. Di Formula 1, karirnya dimulai sejak 2011, dengan mengetes mobil Force India pada Young Driver's Test di Abu Dhabi. Itu adalah tes Formula 1 keduanya, setelah sebelumnya ia melakukan tes aerodinamika dengan tim yang sama. Sejak pertengahan musim 2012, ia ditunjuk sebagai test driver dan pembalap cadangan Marussia F1 Team. Tugas itu ia emban sejak GP Jepang 2012. Ia kemudian turun saat sesi latihan pertama hari Jumat GP Abu Dhabi. Pada bulan Desember 2012, ia diumumkan sebagai pembalap baru tim Marussia untuk musim 2013 oleh direktur teknik tim, Nikolai Fomenko. Keesokan harinya, statusnya sebagai pembalap baru dikonfirmasi oleh pihak tim. Meskipun ia lebih dulu bergabung dengan Marussia F1 Team untuk musim 2013, namun statusnya dalam tim adalah sebagai pembalap kedua. Itu karena pada saat itu, Timo Glock masih ada di dalam tim. Belakangan, Timo Glock mundur dari tim, dan posisinya digantikan oleh Luiz Razia. Luiz Razia berasal dari Brazil. Nama aslinya Luiz Tadeu Razia Filho. Lahir di Barreiras, Brazil, tanggal 4 April 1989. Pengalaman balapannya antara lain di Formula 3 Sudamericana (2005-2006), Formula 3000 Italia dan Formula Renault 3.5 Series (2007), Euroseries 3000 (2007-2008), GP2 Asia Series (2008-2011), dan GP2 Series (2009-2012). Ia juga sempat membalap di A1 Grand Prix untuk tim Brazil pada musim 2006-2007. Pada tahun 2006, ia menjuarai Formula 3 Sudamericana. Di tahun 2007, ia menjadi juara ketiga Euroseries 3000 dan peringkat keempat Formula 3000 Italia. Musim berikutnya, ia finish di peringkat ke-4 Euroseries 3000 dan Formula 3000 Italia. Karirnya di balapan GP2 Series dimulai saat ia mengetes mobil GP2 untuk tim Racing Engineering pada akhir 2006. Ia lalu mengetes lagi mobil GP2 pada bulan September 2008, untuk tim yang sama. Ia lalu bergabung dengan Trust Team Arden untuk GP2 Asia Series 2008-2009, ia finish di peringkat ke-13 dengan 1 kemenangan. Ia lalu mengikuti GP2 Series 2009 bersama Fisichella Motorsport, yang kemudian berubah nama menjadi Scuderia Coloni. Ia finish di posisi ke-19 klasemen akhir pembalap, dengan 1 kemenangan. Pada GP2 Asia Series 2009-2010, ia bergabung dengan tim Barwa Addax. Rekan satu timnya adalah Max Chilton. Namun, keduanya diganti sebelum balapan kedua. Max Chilton pindah ke Ocean Racing Technology, sementara ia pindah ke Rapax Team di seri terakhir. Pada GP2 Series 2010, ia tetap bertahan bersama Rapax Team. Ia mengawali musimnya saat itu dengan sangat baik, finish di enam balapan pertama dalam posisi poin, termasuk dua podium. Tapi kemudian penampilannya menurun hingga seri terakhir, membuatnya finish di peringkat ke-11 klasemen akhir pembalap. Rekan satu timnya, Pastor Maldonado, menjadi Juara GP2 Series saat itu, sementara ia membantu Rapax menjadi juara tim. Di musim 2011, Luiz Razia ditunjuk sebagai test driver dan pembalap cadangan untuk Team Lotus. Sebagai bagian dari kontraknya, ia membalap untuk Team AirAsia, bersama dengan sesama test driver Team Lotus lainnya, Davide Valsecchi. Ia meraih satu pole position dan dua podium ketika itu, dan berhasil finish poin di balapan pertama musim itu, memberikan poin pertama untuk Team AirAsia pada debutnya. Dengan 19 poin, ia finish di peringkat ke-12 klasemen akhir pembalap. Musim berikutnya, ia pindah ke Arden International, dengan Simon Trummer sebagai rekan satu timnya. Di musim ini, ia berhasil menjadi runner-up GP2 Series 2012, di bawah Davide Valsecchi, dengan rekor 4 kemenangan, 3 fastest lap, 9 podium, dan 222 poin. Karirnya di Formula 1 dimulai pada 2010, ketika ia menjadi test driver untuk tim Virgin Racing. Ia turun pada Young Driver's Test di Abu Dhabi pada akhir musim, tapi ia tidak turun dalam sesi apapun saat balapan. Di musim berikutnya, ia menjadi test driver dan pembalap cadangan untuk Team Lotus. Bersamaan dengan itu, ia juga membalap di GP2 Series bersama Team AirAsia, yang berada dalam satu manajemen dan dimiliki oleh Tony Fernandes, yang merupakan Team Principal Team Lotus. Ia sempat turun saat sesi latihan pertama untuk GP Tiongkok dan turun lagi pada Young Driver's Test pada akhir musim. Menjelang peluncuran mobil Marussia MR02, muncul klaim dari Luiz Razia melalui website pribadinya, bahwa ia akan membalap untuk Marussia sebagai pengganti Timo Glock yang mundur. Belakangan, klaim itu terbukti satu hari setelah peluncuran, ia resmi menjadi pembalap Marussia F1 Team, dan langsung mengetes mobil barunya saat tes pramusim hari kedua di Sirkuit Jerez, setelah sebelumnya Max Chilton mengetes mobil itu. Karena pada tahun 2010 ia pernah menjadi test driver Virgin Racing, bergabungnya Luiz Razia ke Marussia F1 Team ibarat kembali ke tim lamanya. Luiz Razia akan memakai nomor start 22 musim ini, sementara Max Chilton akan memakai nomor start 23. Dengan jumlah tim peserta Formula 1 musim ini yang hanya 11 tim saja, setelah tim HRT gagal mendapatkan pemilik baru untuk tetap berkompetisi, maka dipastikan kedua pembalap ini memegang nomor start paling akhir di grid Formula 1 musim ini.
Luiz Razia
Max Chilton
Seperti itulah foto pembalapnya. Baiklah, saya pikir segini saja tulisan saya kali ini, semoga bisa memberi informasi baru untuk kalian semua, khususnya untuk kalian para penggemar Formula 1. Setelah ini, saya baru akan menulis tentang mobil Formula 1 lagi tanggal 19 atau 20 Februari nanti, karena masih ada satu tim lagi yang belum meluncurkan mobil barunya. Seperti yang sudah saya tulis sebelumnya, Williams F1 Team baru akan meluncurkan mobilnya pada tanggal 19 Februari 2013 nanti. Kalau begini, saya bisa istirahat dulu untuk beberapa saat, atau menulis beberapa hal lain, sambil menunggu seperti apa mobilnya. Nanti kalau mobilnya sudah ada, akan segera saya masukkan ke dalam blog untuk saya ceritakan. Oke, kalau begitu, saya anggap cukup, sekarang saatnya saya untuk mengakhiri tulisan ini, sekian posting saya, dan Happy Enjoy!

Rabu, 06 Februari 2013

FORMULA 1 2013: CATERHAM CT03

Tim Formula 1 berikutnya yang meluncurkan mobil barunya untuk musim 2013 adalah Caterham F1 Team. Pada tanggal 5 Februari 2013, Caterham meluncurkan mobil barunya yang bernama CT03, di Sirkuit Jerez, Spanyol. Mereka meluncurkannya pagi hari sebelum tes pramusim Formula 1 2013 dimulai. Mobil ini masih memakai moncong berundak, malah moncong itu sendiri hampir mirip dengan mobil musim lalu. Mobil CT03 menjadi mobil ketiga yang tetap memakai moncong berundak musim ini, setelah Lotus E21 dan Red Bull RB9. Uniknya, ketiga mobil ini sama2 disuplai oleh mesin Renault. Mobil ini tampil dengan livery hijau yang lebih dominan dibandingkan musim lalu, tapi strip kuning dan putih tetap ada, di bagian tutup mesin belakang dan sirip samping mobil. Menurut pihak Caterham, mobil ini adalah evolusi dari mobil musim lalu, CT01, dibandingkan dengan desain ulangnya, memberi kesempatan untuk memfokuskan sumber daya dalam tim untuk mengembangkan bagian2 dari mobil musim lalu, sambil juga memulai pekerjaan untuk membuat mobil musim 2014. Konfigurasi mobil akan tetap sama saat mobil ini turun di balapan perdana di Australia. Tapi nantinya akan ada sayap depan, sayap belakang, dan diffuser baru yang akan dipasang secepatnya setelah awal musim. Beberapa bagian dari mobil baru ini yang berubah dari mobil musim lalu antara lain sidepod, tutup mesin, dan sistem pendinginan keluar mobil. Selain itu, bagian turning vane pada sidepod dan sayap depan yang berbentuk "tea-tray" juga mendapat pengembangan. Livery mobil juga berubah. Warna mobil diperbarui untuk menambah daya pandang di lintasan dan memberi sesuatu yang dianggap dan dipercaya tim, sebagai livery terbaik di pit lane. Untuk musim ini, terjadi beberapa perubahan dalam tim, seperti pada posisi Team Principal yang selama ini dipegang oleh pengusaha Malaysia Tony Fernandes. Mulai musim ini, posisi yang sudah dipegang oleh Fernandes sejak tim ini masih bernama Lotus Racing pada tahun 2010-2011, dipegang oleh Cyril Abiteboul, yang datang dari Renault Sport. Fernandes mundur untuk fokus pada urusan di perusahaan penerbangannya, AirAsia, dan bisnis perusahaan yang menaungi Caterham F1 Team, yang bernama Caterham Group. Grup bisnis ini resmi dibentuk sejak GP Brazil 2011 yang lalu. Perubahan juga terjadi pada susunan pembalap. Jika pada musim lalu Heikki Kovalainen dan Vitaly Petrov menjadi pembalap tim ini, sekarang mereka digantikan oleh Giedo Van Der Garde dan Charles Pic. Charles Pic sebelumnya membalap di Marussia F1 Team musim lalu, dan Giedo Van Der Garde, yang belakangan bergabung, sebelumnya adalah test driver untuk tim ini. Mobil baru Caterham ini, CT03, adalah penerus dari mobil CT01, yang dipakai oleh Caterham musim lalu, dan CT02, yang merupakan proyek mobil jalan raya yang dibuat bersama Renault. Berikut ini akan saya perlihatkan foto2 dari mobil terbaru Caterham F1 Team ini. Langsung saja, ini dia...
Seperti itulah gambar2nya. Saya membuatnya seperti sebuah animasi. Pertama, mobil diputar dengan sudut sedikit lebih tinggi dari mobil lalu diambil dari delapan arah. Kedua, mobil diputar dengan sudut sejajar mobil, kemudian diambil dari empat arah plus satu foto lain dari atas. Seolah-olah ada dua jenis animasi di sini, yang pertama adalah animasi tiga dimensi, yaitu delapan arah, dan yang kedua adalah animasi dua dimensi, yaitu empat arah plus satu dari atas. Menarik, bukan ? Jadi kalian bisa melihat seluruh bagian mobil dari berbagai arah. Sebenarnya saya punya beberapa gambar lagi, ini adalah gambar detail mobil yang diambil saat mobil ini diluncurkan dan foto ketika mobil ini dites. Seperti ini gambar2nya...
Seperti itulah foto2nya. Sekarang saya masuk ke profil pembalapnya. Caterham F1 Team memiliki susunan pembalap untuk musim ini, yaitu Giedo Van Der Garde dan Charles Pic. Seperti yang saya sudah tuliskan sebelumnya, Giedo Van Der Garde sebelumnya adalah test driver sekaligus pembalap cadangan Caterham musim lalu, dan Charles Pic adalah mantan pembalap Marussia F1 Team musim lalu. Di dalam tim sendiri, Charles Pic berstatus sebagai pembalap pertama, dan Giedo Van Der Garde adalah pembalap kedua. Jadi, saya akan profilkan lebih dulu Charles Pic, lalu disusul dengan Giedo Van Der Garde. Charles Pic adalah pembalap asal Perancis, lahir di Montelimar, Drome, pada tanggal 15 Februari 1990. Setelah sukses dalam karir kartingnya, ia membalap di Formula Renault Campus Perancis tahun 2006. Tahun 2007, ia membalap di Formula Renault Perancis dan Eurocup Formula Renault. Selama dua musim, pada tahun 2008 dan 2009, ia membalap di Formula Renault 3.5 Series, dengan prestasi peringkat keenam di tahun 2008 dan peringkat ketiga tahun 2009. Tahun 2009, ia juga menjadi anggota Renault Driver Development. Ia kemudian turun di GP2 Series, dimulai dari GP2 Asia Series pada musim 2009-2010. Ia lalu membalap di GP2 Series selama dua tahun, pada tahun 2010 dan 2011, bersamaan juga ia mengikuti GP2 Asia Series musim 2010-2011. Di GP2 Series, pada awalnya ia bergabung dengan Arden International, dan finish di peringkat ke-10 di GP2 Series 2010 dan finish di peringkat ke-5 di GP2 Asia Series 2009-2010. Musim berikutnya, ia pindah ke Barwa Addax Team, di mana rekan satu timnya adalah Giedo Van Der Garde. Ia gagal mencetak poin pada GP2 Asia Series musim 2010-2011, tapi di GP2 Series 2011, ia berhasil finish di peringkat ke-4. Di tahun 2012, ia membalap untuk Marussia F1 Team, dan lebih banyak finish di posisi belakang. Ia hanya berada di peringkat ke-21 klasemen akhir pembalap, tanpa poin sama sekali. Pada 23 November 2012, diumumkan bahwa Charles Pic pindah ke Caterham F1 Team, dengan kontrak jangka panjang. Profil berikutnya adalah Giedo Van Der Garde. Pembalap ini berasal dari Belanda, lahir di Rhenen, pada tanggal 25 April 1985. Ia memiliki cukup banyak pengalaman balapan, mulai dari Formula Renault 2000 Belanda, Formula Renault 2000 Masters, Formula 3 Euroseries, Formula Renault 3.5 Series, GP2 Series, dan GP2 Asia Series. Sama halnya Charles Pic, ia juga merupakan anggota Renault Driver Development. Saat membalap di Formula 3 Euroseries, ia pernah satu tim dengan Paul di Resta dan Sebastian Vettel di tahun 2006. Tahun berikutnya, ia ikut Formula Renault 3.5 Series, dan lagi2 ia satu tim dengan Sebastian Vettel. Pada musim pertamanya di Formula Renault 3.5 Series, ia tidak pernah menang atau naik podium, tapi memiliki penampilan konsisten. Ia finish di peringkat ke-6 secara umum dan finish di peringkat ke-3 di klasemen rookie pada akhir musim. Atas keberhasilannya, ia mendapat tawaran tes mobil GP2 dari tim seperti DAMS dan Arden International. Pada musim berikutnya, ia pindah ke P1 Motorsport setelah sebelumnya ia membalap di Victory Engineering. Kali ini ia sukses besar, meraih 5 kemenangan, 8 podium, 2 pole position, dan 3 fastest lap. Dengan 137 poin, ia menjadi juara balapan tersebut. Musim berikutnya, ia pindah ke GP2 Series. Ia membalap dengan tim iSport International untuk GP2 Series musim 2009 dan GP2 Asia Series musim 2008-2009. Di musim pertamanya, ia meraih 3 kemenangan, dan finish di peringkat ke-7 klasemen akhir pembalap. Musim berikutnya, ia pindah ke Barwa Addax Team. Ia satu tim dengan Sergio Perez. Ia hanya balapan satu kali di GP2 Asia Series musim 2009-2010, tapi ia tampil penuh di GP2 Series musim 2010. Lagi2 ia finish ke-7 di klasemen akhir pembalap, sementara Sergio Perez menjadi runner-up. Ia bertahan di Barwa Addax pada musim 2011, kali ini rekan satu timnya adalah Charles Pic, menggantikan Sergio Perez yang naik ke Formula 1 bersama tim Sauber. Ia menjadi juara ketiga GP2 Asia Series 2011, di bawah Romain Grosjean dan Jules Bianchi. Di GP2 Series 2011, ia finish ke-5 di klasemen akhir pembalap. Di tahun 2012, ia menjadi pembalap cadangan tim Caterham. Sebagai bagian dari kontraknya, ia membalap untuk Caterham GP2 Team, bersama dengan Rodolfo Gonzalez. Di musim ini ia mengantongi dua kemenangan dan enam podium, namun karena masalah inkonsistensi penampilan, ia hanya bisa finish di posisi ke-6 klasemen akhir pembalap. Pada musim 2013 ini, ia naik pangkat menjadi pembalap di Caterham F1 Team, bertemu lagi dengan Charles Pic, yang dulunya merupakan salah satu rivalnya di GP2 Series. Kepastian itu didapat pada tanggal 1 Februari 2013. Urusan dengan Formula 1 sebenarnya bukan hal baru untuk Giedo Van Der Garde karena sejak 2007, ia sudah aktif sebagai test driver dan pembalap cadangan untuk beberapa tim Formula 1. Pada 2006, ia bergabung dengan McLaren Young Drivers Programme. Pada tahun itu juga ia diumumkan sebagai pembalap cadangan dan test driver untuk tim Super Aguri. Tapi pada 2007, Spyker F1 membuat pengumuman yang menyatakan bahwa Giedo Van Der Garde akan menjadi pembalap cadangan dan test driver mereka. Masalah kemudian muncul setelah Super Aguri mengatakan bahwa kontrak mereka dengan Van Der Garde masih berlaku, dan sudah diberitahukan pada FIA Contracts Recognition Board. Namun, pada Juni 2007, ia mengetes mobil Spyker di Silverstone, mengindikasikan bahwa masalah kontraknya sudah selesai. Sedianya, Spyker akan memakai Van Der Garde sebagai pembalap untuk sesi latihan hari Jumat di GP Australia, namun ia gagal mendapatkan Super License (SIM-nya pembalap Formula 1) yang dibutuhkan pada waktunya. Pada tahun 2011, ia termasuk salah satu calon pembalap untuk tim Marussia, tapi kemudian kursi pembalap itu menjadi milik Jerome D'Ambrosio. Kini, setelah menjadi pembalap cadangan dan test driver tim selama satu tahun, Giedo Van Der Garde akhirnya bisa merasakan balapan Formula 1 yang sesungguhnya bersama Caterham F1 Team, menjadi pembalap kedua setelah Charles Pic. Musim ini, Charles Pic akan memakai nomor start 20, dan Giedo Van Der Garde memakai nomor start 21.
Cyril Abiteboul, Charles Pic, dan Giedo Van Der Garde
Charles Pic
Giedo Van Der Garde
Baiklah, saya pikir segitu saja tulisan saya untuk kali ini, semoga bisa memberi informasi baru untuk kalian semua, khususnya untuk kalian para penggemar Formula 1. Dengan terbitnya posting tentang mobil baru Caterham F1 Team ini, berarti hanya tinggal satu tim lagi yang akan saya tulis, yaitu Marussia F1 Team. Mereka sudah meluncurkan mobilnya juga, berarti saya harus segera menulisnya. Musim ini sebenarnya ada 11 tim yang ikut berkompetisi, tapi baru 10 tim yang sudah meluncurkan mobilnya. Satu tim lagi, Williams, baru akan meluncurkan mobilnya tanggal 19 Februari 2013 nanti, bersamaan dengan tes pramusim kedua, yang akan digelar di Circuit de Catalunya, Barcelona, Spanyol. Itu masih lama... sekarang ini tes pramusim bagian pertama baru saja dimulai. Saya akan menulis tentang Marussia F1 Team nanti malam, karena sekarang ini saya harus istirahat dulu dan juga ada kuliah sore nanti. Oke, kalau begitu, saya anggap cukup, sekarang saatnya saya untuk mengakhiri posting ini, sekian posting saya, dan Happy Enjoy!