Senin, 20 Juni 2011

GO GO GIRLS EPISODE 11: THE TRUTH

Semua berawal dari episode kemarin... ketika PJ mobilnya mogok dan Galaxy datang berniat untuk membantu. PJ kan agak khawatir kalau Galaxy mau apa-apain dia. Tapi beruntung Linzy datang sambil membawa dua botol minuman plus sebuah plastik kresek yang gede banget. Linzy lalu mengenalkan Galaxy pada PJ, sekaligus bilang kalau dia itu adalah temannya. PJ pun kemudian mempersilakan mobilnya untuk diperbaiki oleh Galaxy. Beberapa saat kemudian, ketiganya duduk di dekat tukang baso (bener ya ?) dan Linzy lalu memberitahukan kalau ia akan tampil bersama Galaxy di Kafe 69 (tempat mangkal anak2 Go Go Girls) pada malam harinya. Tidak lama, PJ bergegas untuk pergi. Sebelumnya, ia mengucapkan terima kasih pada Galaxy sambil mengeluarkan uang dari dompetnya (Uangnya uang merah coy!) namun Galaxy menolak. PJ pun memaksa, bahkan ia menambah uangnya. Tapi Galaxy tetap menolak. Akhirnya mereka adu mulut dan Linzy langsung menengahi. Ia bilang kepada PJ kalau ia nggak perlu maksa Galaxy buat terima uangnya. Tapi Linzy justru meminta Galaxy untuk menerima uang itu (yah, ini sih ngegoda namanya...) akhirnya Galaxy terima uangnya dan kemudian Galaxy dan Linzy pergi.
Malam harinya, Linzy menyelinap keluar dari kamarnya selagi ayahnya lagi tidur. Saat ia sedang mengendap-endap keluar rumah, ia bertemu Sammy. Sammy lalu bertanya kemana Linzy akan pergi. Ia bilang ia akan ke kafe untuk bekerja sekaligus manggung. Ia tidak mau ayahnya tahu.
Di kafe, ketika Linzy sedang bersih-bersih di dekat pintu masuk, ia bertemu dengan Vanila. Dan tidak beberapa lama, Galaxy datang. Menyusul kemudian Sammy. Galaxy dan Sammy ternyata sudah saling kenal, secara mereka berdua sudah sering tampil bersama di kafe itu. Mereka berdua lalu mengajak Linzy untuk bersiap-siap tampil. Di barisan penonton, sudah ada Natly, Angel, GC, dan Mezty yang seperti biasa, lagi hangout di kafe itu. Tidak lama menyusul Justin dan Miko yang langsung bergabung dengan mereka. PJ datang terakhir. Beberapa saat kemudian, Band All-Star naik ke panggung, dengan Linzy pada vokal, Galaxy sebagai gitaris dan vokal, dan Sammy sebagai pemegang saxophone. Menyadari beberapa orang yang ia kenal ada di barisan penonton, Linzy jelas jadi kaget dan sedikit nervous. Tapi kemudian, ia tampil dengan sangat menarik, ia bernyanyi secara bergantian dengan Galaxy. Di saat mereka tampil, Natly secara diam-diam menelepon ayahnya Linzy yang pertamanya hanya tahu kalau Linzy pergi jalan-jalan dengan Vanila. Selain itu juga ada PJ yang sepertinya menyimpan perasaan pada Galaxy. Ia hanya memandangi Galaxy terus sepanjang penampilannya. Nggak beberapa lama, penampilan mereka selesai, dan ayahnya Linzy datang. Ia langsung menarik Linzy turun dari panggung dan langsung memarahinya di dekat pintu keluar kafe. Nggak hanya marah, Linzy juga ditampar... ia langsung pergi dari kafe itu meninggalkan ayahnya yang sebenarnya nggak tega menamparnya. Linzy lalu menyendiri ke sebuah tempat. Justin berusaha mendekatinya, namun Sammy keburu datang, dan Justin pun lalu menyingkir. Sammy lalu membawa Linzy ke taman, dan berusaha menghiburnya sekaligus membujuknya untuk mau pulang. Ia pun akhirnya pulang, dan sesampainya di rumah, Sammy dan Linzy sudah ditunggu oleh ayahnya yang ada di ruang tamu. Ayahnya pun meminta maaf dan merasa bersalah pada Linzy.
Keesokan harinya, Natly, Angel, Gc, dan Mezty lagi nge-dance di taman (dance-nya Angel keren lho), dan pas itu Vanila dan PJ datang. Seperti biasalah, PJ pasti yang kena bully mereka. Cuma kali ini... Vanila ikut campur dengan bilang kalau dancenya Linzy lebih bagus daripada dancenya Angel. Angel jelas marah dan dia langsung menarik bajunya Vanila. Belum lagi lolipopnya diambil sama Gc. Pas mereka lagi marah-marahan itu... Sammy datang. Natly dan gengnya langsung pergi dan Vanila langsung lapor ke Sammy kalau dia habis dibully oleh Angel gara2 bilang kalau dancenya Linzy lebih bagus daripada dancenya Angel. Vanila ngeluh abis sampai bawa2 nama Linzy. Vanila ingin sekali Linzy kembali ke Academy. Sammy pun bilang kalau ia sudah mengusahakan beasiswa untuk Linzy, tapi tetap ditolak oleh Miss Darla. Vanila pun lalu meminta bantuan PJ, tapi PJ nggak mau bantu dan langsung pergi. Sebenarnya sih... PJ ternyata mau membantu beasiswa untuk Linzy. Begitu ia masuk ke dalam sekolah, ia langsung menelepon ayahnya dan meminta bantuan rekomendasinya. Linzy pun akhirnya dapat beasiswa masuk Academy, dan Sammy sendiri yang menyampaikannya pada Linzy. Saat beasiswa itu disampaikan, tiba-tiba ayahnya Linzy datang. Sammy lalu memberitahukan padanya kalau Linzy mendapat beasiswa dari Academy. Linzy yang tahu ayahnya nggak akan mengizinkannya langsung mengembalikan surat itu pada Sammy. Tapi tiba-tiba ayahnya mengambil surat itu dan lalu membuka isinya... ia lalu mengeluarkan pulpen dan menandatangani surat itu. Ia lalu menutup kembali surat itu dan ia memberitahukan pada Linzy bahwa kini ia mengizinkan untuk bernyanyi dan ia kini mendukung Linzy untuk mencapai impiannya. Linzy pun senang sekali dan ia pun akhirnya kembali ke Grande Art Academy.
Di Grande Art Academy, Linzy langsung disambut oleh Vanila. Tentu saja kedatangan kembali Linzy juga ada sambutan yang nggak enaknya juga. Sambutan itu datang dari gengnya Natly dan Justin, yang sudah ilfeel dengan Linzy. Tapi Sammy tetap menyambutnya kembali dengan senang. Bahkan ia memberikan kue pada Linzy saat jam istirahat. Natly melihat keduanya dan beberapa saat kemudian ia mencegat Linzy saat sedang naik ke lantai atas sekolah. Natly lalu memberitahukan kepada Linzy kalau Sammy sebenarnya hanya suka pada Linzy karena Linzy mengingatkan Sammy pada pacarnya yang kini meninggal. Ia pernah memberitahukannya pada Natly (ingat Episode 6) dan itu membuat Linzy hanya terdiam saja, tapi penuh dengan rasa penasaran.
Malamnya, Natly bertemu dengan dokter yang merawat patah kakinya. Menurut dokternya, ia sudah bisa berjalan normal dan gips-nya sudah bisa dilepas. Meskipun begitu, ia belum bisa melakukan aktivitas yang berat. Dokternya bahkan mengajak Natly untuk membuka gipsnya, jika memang Natly sudah siap untuk bisa berjalan lagi. Natly pun akhirnya melepas gipsnya.
Sementara itu, di rumah PJ, PJ baru pulang dari Academy dan secara tidak sengaja mendengar pembicaraan ayahnya dengan seseorang di telepon. Dari sinilah kemudian terungkap masa lalu dan status PJ dalam keluarganya, yang ternyata hanya anak pungut! PJ bukanlah anak kandung dari ayahnya ini. Dan sekarang orang yang ada di telepon itu meminta uang agar rahasia ini jangan sampai terungkap. Tapi PJ sudah tahu... ia mendengar semuanya... dan dia jelas shock. Ayahnya lalu berusaha untuk menenangkan PJ... dan bermaksud menceritakan semuanya. Tapi PJ keburu pergi dan masuk ke dalam kamarnya. Ia merasa shock ketika mengetahui kalau ia bukan anak kandung dari kedua orangtuanya, yang katanya penyanyi dan komposer terkenal itu... Ia merasa sedih dan terguncang. Ia lalu menulis sesuatu di secarik kertas dan kabur dari rumah.
Keesokan harinya... Natly kembali ke Grande Art Academy dengan kaki yang sudah tidak digips lagi. Saat ia berada di sekolah, ia melihat Sammy, dan bermaksud untuk menarik perhatiannya. Ia pura-pura jatuh di depan Sammy dan Sammy langsung menolongnya. Tak beberapa lama, Angel, Gc dan Mezty datang dan melihat keduanya. Ketiganya lalu meneriakinya. Mereka lalu membicarakan soal keduanya. Tiba-tiba, ayahnya PJ datang pada Angel, Gc, dan Mezty menanyakan keberadaan PJ. Sammy lalu menghampirinya dan lalu menanyakan masalahnya. Ternyata PJ kabur dari rumah dan dia meninggalkan surat itu. Sialnya, surat itu terlihat oleh Natly dan diam-diam ia mengambil surat itu. Surat itulah yang kemudian menjadi kunci dari semuanya... menuju episode selanjutnya. Go Go Girls Episode 11 telah selesai.
Jujur saja, ini adalah episode Go Go Girls yang ceritanya paling seru. Inilah turning point dari semua kejadian-kejadian yang ada di episode-episode sebelumnya. Dengan hanya dua episode tersisa, Go Go Girls akan semakin seru. Kita tunggu apa lagi yang seru di episode berikutnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar